Misi Artemis II NASA Resmi Meluncur, Manusia Kembali Dekati Bulan setelah 50 Tahun
BeritaNasional.com - Amerika Serikat (AS) resmi memulai babak baru penjelajahan luar angkasa. Pada Rabu (1/4/2026) malam pukul 18.35 waktu setempat, roket Space Launch System (SLS) yang membawa wahana antariksa Orion sukses lepas landas dari Pusat Luar Angkasa Kennedy di Florida.
Misi Artemis II ini menjadi penerbangan berawak pertama yang mendekati Bulan dalam lebih dari setengah abad terakhir.
Misi bersejarah ini membawa empat astronot terpilih yang akan mencatatkan nama mereka dalam sejarah. Mereka adalah Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch dari NASA serta Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada.
"Pemandangan yang luar biasa. Sungguh menakjubkan berada di ketinggian ini," ungkap Reid Wiseman sesaat setelah Orion membelah langit Florida yang dikutip dari laman resmi NASA.
Pihak NASA mengonfirmasi bahwa seluruh kru dalam kondisi aman, sehat, dan sangat bersemangat.
Drama di Balik Peluncuran
Meskipun berakhir sukses dan spektakuler, proses peluncuran pada Rabu malam tidak luput dari kendala.
Tim teknis sempat menghadapi kendala prapenerbangan yang menguji kesiapan prosedur. Namun, koordinasi yang solid antara awak kapal dan pusat kendali di Houston berhasil memastikan roket meluncur tepat waktu.
Tak hanya di darat, tantangan teknis juga muncul di orbit. Awak kapal sempat melaporkan adanya lampu indikator kesalahan yang berkedip serta masalah pada fungsi toilet pesawat.
Namun, berkat kerja sama cepat dengan tim kendali di Houston, masalah tersebut berhasil diatasi dan sistem kembali berfungsi normal.
Agenda 10 Hari di Luar Angkasa
Saat ini, Orion sedang berada di orbit Bumi untuk melakukan pemeriksaan sistem secara menyeluruh selama 24 jam ke depan.
Jika semua indikator menunjukkan hasil positif, mereka akan mendapatkan "lampu hijau" untuk meluncur menuju Bulan.
Meskipun misi berdurasi 10 hari ini tidak mencakup pendaratan di permukaan Bulan, para kru akan melakukan manuver mengorbit satelit alami Bumi tersebut. Misi ini diprediksi akan membawa mereka melakukan perjalanan lebih jauh dari Bumi dibandingkan manusia mana pun dalam sejarah.
Persiapan Menuju Bulan
Berdasarkan laporan terbaru pada Kamis (2/4/2026), para astronot sedang menjalani periode istirahat sebelum dibangunkan pada pukul 07.00 waktu setempat.
Agenda utama mereka selanjutnya adalah melakukan pembakaran perigee, prosedur teknis untuk menaikkan titik terendah orbit Orion, guna mempersiapkan jalur menuju orbit Bulan (translunar).
Keberhasilan Artemis II akan menjadi fondasi bagi misi berikutnya, Artemis III, yang ditargetkan untuk benar-benar mendaratkan kembali manusia di permukaan Bulan.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







