Diduga Tidak Betah, Jadi Motif 2 PRT Lompat dari Kosan di Jakpus

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 23 April 2026 | 18:58 WIB
Dua PRT di Benhil Jakarta Pusat terjun dari lantai 4. (BeritaNasional/Bachtiarudin)
Dua PRT di Benhil Jakarta Pusat terjun dari lantai 4. (BeritaNasional/Bachtiarudin)

BeritaNasional.com -  Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) masih mendalami kejadian dua pekerja rumah tangga (PRT) yang melompat dari lantai empat bangunan kosan di kawasan Bendungan Hilir (Benhil) Jakpus.

Kasatreskrim Polres Metro Jakpus, AKBP Roby Saputra menyebut dari informasi sementara, diduga alasan dari kedua PRT nekat lompat karena merasa tidak betah dan ingin kabur dari rumah majikannya.

“Kalau untuk informasi sementara, orang itu katanya nggak betah. Terus dia kabur sama saksi satu. Jadi berdua loncat dari lantai 4. Satu meninggal, satu patah tangan,” kata Roby saat dihubungi Kamis (23/4/2026).

 Inisial dua PRT yakni D yang mengalami patah tulang dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Lalu R yang meninggal dunia akibat luka dideritanya setelah melompat dari lantai empat kosan tempatnya bekerja.

Sementara untuk faktor penyebab yang membuat keduanya tidak betah bekerja masih didalami penyidik. Sampai saat ini penyidik belum selesai memeriksa majikan dari kedua PRT.

“Iya, galak, galak begitulah (informasi dari saksi lain). Nah itu kan bisa saja dengan omongan, bisa saja dengan tindakan. Kita juga belum tahu, karena belum selesai pemeriksaan,” tuturnya.

Sebelumnya, beredar informasi kejadian mengenaskan menimpa dua pekerja rumah tangga (PRT) diduga melompat dari lantai empat bangunan kos di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat (Jakpus), Rabu (22/4/2026) malam.

Masih dari informasi tersebut, dua PRT melompat karena ingin kabur dari rumah majikannya. Nahas, satu dari dua PRT yang masih berusia 18 tahun meninggal dunia, dan satunya lagi usia 26 tahun masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Teman saya bilang, bangunan ini adalah kosan 4 lantai, namun yang digunakan untuk kost hanya 3 lantai, lantai 4 dihuni oleh pemilik kost,” tulis informasi yang diterima awak media pada Kamis (23/4/2026).sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: