Hasil Pemeriksaan Polisi, Pelaku Ngaku Iseng Kirim Pesan Teror Bom ke SDN Srengseng Sawah 15

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 13 Juli 2026 | 17:59 WIB
Personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya berjaga di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta, Senin (13/7/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya berjaga di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta, Senin (13/7/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Polisi telah berhasil menangkap seorang pria inisial MY (34), terduga pelaku pengirim pesan teror bom yang membuat geger warga di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin mengungkap, MY mengaku iseng mengirim pesan bom tersebut kepada guru dan staf sekolah.

"Satu orang yang melakukan untuk motif dari pelaku sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja," kata Iman kepada wartawan, Senin (13/6/2026). 

Meski demikian, Iman mengatakan, tim gabungan dari Densus 88 Anti Teror Polri, Gegana Brimob masih melakukan pendalaman terhadap latar belakang MY yang merupakan warga sekitar sekolah.

"Sedang kami dalami terus dari penyidik terus berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror," ujarnya.

Secara terpisah. Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi menyampaikan penyisiran oleh tim gabungan dilakukan sekitar empat jam, setelah pesan teror ancaman bom dilaporkan pihak sekolah.

"Dari beberapa jam ya, dari Gegana, Densus 88, BNPT, kemudian dari anjing pelacak yang kita undang dari kejadian pertama dapat info ya. Nah itu setelah selesai dinyatakan aman," kata Nurma, di lokasi, Senin (13/7/2026).

Sebelumnya Area SDN Srengseng Sawah 15, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel) mendadak mencekam ketika salah satu guru mendapat pesan teror bom pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).

Berdasarkan dokumentasi diterima, terkuak isi pesan teror tertulis kalau bom telah ditempatkan di 11 titik sekolah. Di mana pesan diterima sekira 06.28 WIB pagi bersamaan jam masuk sekolah siswa.

“SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA, DIHARAAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK ...!!!!” tulis pesan dalam dokumentasi yang diterima.

Masih dari tangkapan pesan, terduga pelaku teror pun sempat menelpon nomor hingga mengancam kepada guru yang menerima pesan untuk tidak menghubungi pihak kepolisian.

“Bersiap-siap hitungan 10 menit dari belakang. Akan rata semuanya. JANGAN COBA COBA ANDA LAPOR POLICE. SAYA TAHU DISANA ADA PAK RT UNTUK APA,” tulis kembali pengirim pesan.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: