Bersihkan Pasar Kramat Jati Perumda Operasikan 5 Truk Sampah
BeritaNasional.com - Perumda Pasar Jaya resmi mengoperasikan lima armada truk sampah baru agar Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur bersih.
Pengoperasian truk sampah ini diharapkan dapat memperbaiki sistem pengangkutan sampah di salah satu pusat distribusi pangan terbesar di Indonesia tersebut.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengatakan, truk tersebut masing-masing memiliki kapasitas 16 meter kubik dan akan digunakan untuk mengangkut sampah dari Pasar Induk Kramat Jati menuju TPST Bantar Gebang Bekasi Jawa Barat.
"Ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung," kata Agus, Sabtu (2/5/2026).
Agus menjelaskan, sebagai pusat distribusi pangan utama di DKI Jakarta, Pasar Induk Kramat Jati melayani ribuan pedagang setiap hari dengan volume transaksi yang sangat besar.
"Tingginya aktivitas tersebut berdampak langsung pada produksi sampah yang signifikan. Sehingga, dibutuhkan sistem pengelolaan yang terstruktur dan berkelanjutan," ujar Agus.
Menurutnya dengan tambahan armada ini, pengangkutan sampah akan dilakukan secara terjadwal dan mencakup seluruh zona pasar tanpa terkecuali.
"Perumda Pasar Jaya menargetkan pengurangan penumpukan sampah secara signifikan, peningkatan kebersihan lingkungan, serta menekan risiko kesehatan akibat sampah yang tidak tertangani," ucap dia.
Perumda Pasar Jaya berencana mengintegrasikan program pengangkutan sampah ini dengan berbagai inisiatif lain, seperti penataan lingkungan pasar, peningkatan fasilitas sanitasi, hingga pengembangan pengelolaan sampah berbasis daur ulang.
"Kami juga mengajak seluruh pedagang, pengunjung, dan masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan pasar, mengingat keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak," tandasnya.

PERISTIWA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







