Target 10 Juta Warga Kerja Formal atau Jadi Pengusaha, Jurus Pemerintah Tekan Kemiskinan Ekstrem
BeritaNasional.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ingin mendorong 10 juta warga bekerja formal atau menjadi pelaku usaha di tahun 2029. Target itu ingin dicapai dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrem.
Hal itu disampaikan Cak Imin usai rapat koordinasi dengan Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Mbloc, Jakarta, Senin (4/5/2026).
"Saya ingin menambahkan penegasan bahwa sesuai dengan Inpres Nomor 4, Kementerian UMKM dan Kementerian Ekonomi Kreatif akan terus bergerak untuk berkontribusi mengatasi kemiskinan ekstrem tahun 2026 dan kemiskinan 5% maksimal di 2029," ujarnya.
"Caranya ada dua: kita ingin mendorong sampai 2029 minimal ada 10 juta warga kita bekerja secara formal atau menjadi pelaku usaha dan pengusaha," sambungnya.
Maka, pemerintah akan menggerakkan secara masif kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem.
"Insyaallah kita akan bekerja terus untuk itu, dan melalui UMKM dan ekonomi kreatif kita yakin kita bisa menggerakkan potensi yang dimiliki masyarakat untuk berdaya dan mandiri," ujar Cak Imin.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjelaskan, pemberi Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan menyasar kelompok masyarakat desil 1 sampai desil 4. Dengan mendorong masyarakat menjadi pelaku usaha, diharapkan bisa mengurangi angka kemiskinan.
"Maka tadi juga kita melakukan pembicaraan tersebut dan alhamdulillah itu juga bisa memberikan kontribusi di dalam mengurangi angka kemiskinan ekstrem atau mengeluarkan saudara-saudara kita yang masuk di dalam desil 1 sampai desil 4 untuk bisa keluar dari desil tersebut ataupun masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem," jelas Maman.
Sementara, dari Kementerian Ekonomi Kreatif juga akan memfasilitasi wirausaha ekonomi kreatif di kalangan miskin dan miskin ekstrem.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, pihaknya mendukung pegiat ekonomi kreatif berkembang. Tidak hanya di kota besar tetapi sampai ke desa dan kecamatan seluruh Indonesia.
"Dan tentu tadi bersama Pak Menko, kami juga menyampaikan beberapa hal dan beliau juga sangat men-support bahwa bagaimana pegiat ekonomi kreatif yang semakin berkembang, tidak hanya di kota-kota besar tetapi di berbagai desa, kecamatan, dari Sabang sampai Merauke dengan berbagai macam talenta mereka ini juga terus untuk diberikan kesempatan untuk naik kelas," jelas Riefky.
Salah satu kebijakannya adalah dengan mendukung desa kreatif dan pembangunan desa kreatif baru.
"Kemudian creative hubs yang ada di daerah juga bagaimana itu bisa diaktivasi kembali. Jadi tempat-tempat seperti ini banyak sekali di daerah-daerah tetapi masih terbengkalai," sambung Riefky.
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
BUDAYA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







