Di Tengah Krisis Global, Presiden Prabowo Turunkan Harga Pupuk Subsidi 20 Persen
BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menurunkan harga pupuk bersubsidi 20 persen untuk menjaga produksi pangan nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, kebijakan ini diambil saat harga pupuk dunia mengalami tekanan akibat gangguan distribusi global dan pembatasan ekspor sejumlah negara.
“Presiden Prabowo sejak awal sudah melihat bahwa dunia menuju periode ketidakstabilan. Beliau memerintahkan kami untuk tidak menunggu krisis, tetapi mengantisipasinya melalui kebijakan,” kata Amran, dikutip dari keterangan resminya, Selasa (5/5/2026).
Selain penurunan harga, pemerintah juga melakukan penyederhanaan distribusi pupuk melalui pemangkasan regulasi agar penyaluran lebih cepat hingga ke petani.
Langkah ini mencakup percepatan alur distribusi dan perluasan akses pupuk hingga tingkat desa.
Di sisi lain, pemerintah memastikan pasokan pupuk tetap terjaga melalui diversifikasi sumber sejak 2025 untuk mengurangi ketergantungan impor.
Kebijakan ini diharapkan mampu menekan biaya produksi petani sekaligus mengurangi risiko kelangkaan pupuk.
Untuk menjaga pendapatan petani, pemerintah juga menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram.
"Inilah bukti nyata dari ketepatan visi dan keberanian Presiden Prabowo dalam mengambil keputusan strategis demi kepentingan petani nasional,” tandas Amran.

EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu







