744 Prajurit TNI Siap Dikirim ke Lebanon, Ini Pesan Menko Polkam dan Menlu
BeritaNasional.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menitipkan pesan kepada 744 prajurit TNI yang akan diberangkatkan ke Lebanon untuk bergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) akhir bulan ini.
Dalam pesannya, Djamari meminta seluruh prajurit Satgas Kontingen Garuda (Konga) UNIFIL menerapkan disiplin tinggi selama menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Latihan yang keras adalah bentuk kesejahteraan yang diberikan kepada para prajurit. Dengan latihan keras dan disiplin, prajurit kita dapat melaksanakan tugas dengan baik,” kata Djamari dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (12/5/2026).
Sebagai Pengarah Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP), Djamari menyampaikan bahwa Indonesia memiliki rekam jejak panjang dan reputasi baik selama menjalankan misi perdamaian PBB.
Dalam kesempatan itu, ia juga membagikan pengalamannya saat bertugas dalam misi United Nations Emergency Force II (UNEF II) di Sinai pada 1970-an.
“Pada saat tugas dilaksanakan dengan baik, di situlah muncul kebanggaan, kehormatan, promosi, dan apresiasi dari bangsa,” ujarnya.
Selain itu, Djamari menegaskan Presiden Prabowo Subianto terus mendukung para prajurit dalam menjalankan misi perdamaian dunia.
Menurutnya, Indonesia perlu memperkuat reputasi melalui kesiapan pasukan, peningkatan kontribusi, serta penempatan perwira TNI di posisi strategis dalam struktur misi PBB.
“Kalian mengemban tugas negara untuk turut serta menciptakan perdamaian dunia. Di pundak kalian ada bendera Merah Putih dan baret biru PBB. Betapa besar kepercayaan dan harapan bangsa ini kepada kalian,” tegasnya.
Dalam Rapat Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian tersebut, Menteri Luar Negeri RI Sugiono juga mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi di tengah dinamika geopolitik dan meningkatnya risiko di daerah penugasan.
“Kemenlu akan terus melaksanakan koordinasi dan kerja sama untuk meningkatkan misi perdamaian sebagai bagian dari amanat konstitusi dan reputasi negara,” ujarnya.
Kepada ratusan prajurit yang akan diberangkatkan ke Lebanon, Sugiono berpesan agar seluruh personel mempersiapkan diri dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya demi menjaga nama baik Indonesia di mata dunia.
“Tempat kalian ditugaskan adalah tempat yang tidak damai sama sekali dan penuh risiko. Artinya, kemampuan dan keterampilan sebagai prajurit harus disiapkan dan digunakan dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu







