Dari Balik Jeruji Besi, Ferdy Sambo Raih Gelar Magister Teologi di Lapas Cibinong
BeritaNasional.com - Lama tak terdengar kabarnya. Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo kembali menyita perhatian setelah berhasil menyelesaikan pendidikan S-2 dan mendapat gelar magister.
Gelar itu menjadi menarik karena terpidana kasus kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Joshua Hutabarat alias Brigadir J ini dinyatakan lulus pendidikan teologi sebagai mahasiswa Program Magister (S-2) di Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia (STTGGI).
Dikutip lewat akun media sosial X @Hnirankara, tesis penelitian dibuat Sambo dari balik jeruji besi berjudul Pengaruh Entrepreneur Kristen sebagai Upaya Pencegahan Fraud Risk Management.
“Ini Ferdy Sambo keluar dari penjara keknya makin moncer dah karirnya,” tulis keterangan dalam akun tersebut.
Atas kabar itu, Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pas Rika Aprianti membenarkan perihal perkuliahan yang dijalani Sambo.
Hal itu telah sesuai Undang-Undang Nomor 22 tahun 2022 tentang Pemasyarakatan pasal 9 huruf C bahwa warga binaan memiliki hak mendapatkan pendidikan
“Begitu juga di Lapas Cibinong, semua warga binaan diberi kesempatan yang sama untuk dapat melanjutkan pendidikan formal, seperti yang saat ini terus berjalan yaitu pendidikan kejar paket A, B, dan C yang telah diikuti oleh 88 warga binaan sejak 2024 sampai dengan perguruan tinggi,” ujar Rika saat dihubungi pada Kamis (15/5/2026).
Menurut Rika, Lapas Kelas IIA Cibinong tempat Sambo ditahan sebelumnya bekerja sama dengan STGGI terkait beasiswa S-1 dan S-2 Teologi bagi warga binaan nasrani.
“Salah satu warga binaan yang berminat untuk mengikuti program tersebut adalah Ferdi Sambo. Perkuliahan dilaksanakan secara online dari dalam Lapas Cibinong," tuturnya.
"Program ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat," sambungnya.
Rika menjelaskan perkuliahan seperti itu tidak hanya didapat Sambo, tetapi juga dirasakan warga binaan di Lapas Pemuda Tangerang.
Sejak 2019 hingga saat ini, lapas itu turut menyelenggarakan perkuliahan bagi warga binaan dengan program kampus kehidupan yang bekerja sama dengan beberapa universitas.
“Bahkan, Lapas Pemuda Tangerang telah menghasilkan puluhan sarjana-sarjana dari dalam lapas,” jelasnya.
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu







