Iran Bentuk Otoritas Baru Pengelola Selat Hormuz

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 19 Mei 2026 | 11:11 WIB
Selat Hormuz. (Foto/doc. UKMTO)
Selat Hormuz. (Foto/doc. UKMTO)

BeritaNasional.com - Di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS), Iran mengumumkan pembentukan otoritas baru yang bertugas mengelola Selat Hormuz.

Hal ini disampaikan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran melalui platform X pada Senin (18/5/2026), yang menyatakan mereka akan memberikan informasi terkini mengenai operasi di Selat Hormuz dan perkembangan terbaru.

Namun, otoritas Iran belum menjelaskan mengenai struktur, kewenangan, maupun tanggung jawab otoritas baru tersebut.

Sebelumnya pada Sabtu (16/5/2026), Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Ebrahim Azizi mengatakan, negaranya telah menyiapkan mekanisme pengaturan lalu lintas maritim melalui jalur tertentu di Selat Hormuz.

Azizi menyebut, Iran akan mengenakan biaya untuk layanan khusus yang diberikan melalui mekanisme tersebut.

"Dalam proses ini, hanya kapal komersial dan pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan memperoleh manfaat," tulis Azizi di X.

Sebagai informasi, konflik ini bermula dari serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang kemudian dibalas Iran dengan menyerang balik Israel dan sekutu AS di kawasan Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi terpenting dunia yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan pasar internasional. Gangguan di perairan itu memicu kekhawatiran global terhadap pasokan minyak, bahan bakar, dan gas sejak eskalasi konflik terjadi di Iran.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan jangka panjang. Sejak 13 April, AS telah memberlakukan blokade laut terhadap lalu lintas maritim Iran di kawasan selat tersebut.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: