Setelah Blackout Massal, Kelistrikan Sumatera Kini Beroperasi Normal

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 25 Mei 2026 | 11:11 WIB
Wakil Kepala Bareskrim (Wakabareskrim), Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin saat menggelar jumpa pers bersama PT. PLN . (BeritaNasional/Bachtiar)
Wakil Kepala Bareskrim (Wakabareskrim), Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin saat menggelar jumpa pers bersama PT. PLN . (BeritaNasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Pemulihan terhadap distribusi listrik ke wilayah Sumatera telah kembali normal. Setelah sempat mengalami gangguan pada sistem kelistrikan menyebabkan mati lampu massal atau black out pada Jumat (22/5/2026).

Demikian kabar ini disampaikan, Wakil Kepala Bareskrim (Wakabareskrim), Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin saat menggelar jumpa pers bersama PT. PLN terkait penyelidikan kasus black out di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/5/2025).

“Saat ini kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sumatera telah berhasil dipulihkan sepenuhnya,” kata Nunung kepada awak media saat jumpa pers.

Bahwa saat ini suplai daya sebesar 5.579 megawatt (MW) telah berhasil dipasok ke 1.770 jaringan distribusi pelanggan yang sebelumnya terdampak pemadaman listrik. Kondisi saat ini telah stabil, dan masih dalam pemantauan untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat dan fasilitas umum.

“Berdasarkan keterangan resmi dari PT PLN, pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera telah kembali normal 100% serta beroperasi dengan aman dan stabil,” tuturnya.

Sementara hasil penyelidikan dari tim gabungan yang bergerak ke Tower 175 dan Tower 176 jaringan transmisi listrik di Desa Tempino, Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi ditemukan dugaan adanya gangguan cuaca membuat terganggunya transmisi listrik.

“Hasil identifikasi awal diketahui bahwa pada Jumat tanggal 22 Mei 2026 sekitar pukul 18.44 WIB, telah terjadi gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo - Sungai Rumpeh di wilayah Jambi,” kata dia.

“Gangguan tersebut diduga dipicu oleh faktor cuaca yang buruk dan mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera,” tambah dia.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: