Menag Beberkan 3 Skema Penyaluran Hewan Kurban, Separuh Donasi Berasal dari Publik Termasuk Non-Muslim
BeritaNasional.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan mekanisme penyaluran hewan kurban di Masjid Istiqlal, Jakarta tahun ini yang mencakup tiga skema, yakni kurban, dam (denda), dan bantuan sosial.
Ia menegaskan bahwa Idul Adha 1447 Hijriah merupakan momentum pemerataan protein hewani bagi masyarakat.
“Idul Kurban itu kan sebetulnya identik dengan bulan berbagi ya kan. Bulan berbagi itu artinya diharapkan semua orang bisa mencicipi protein hewani,” ujar Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Rabu (27/5/2026).
Menurut Menag, kontribusi masyarakat umum, termasuk donasi dari warga non-muslim menjadi bagian penting dari distribusi daging tahun ini.
“Seperti kita di Istiqlal ini, banyak sekali teman-teman kita yang dari non-muslim juga menyerahkan hewan kurbannya,” katanya.
Ia menyebut sekitar separuh dari total hewan yang disembelih di Istiqlal berasal dari masyarakat umum dan tidak semuanya dimaksudkan sebagai kurban wajib.
“Bahkan separuh di antara hewan kurban yang kita sembelih, di antara 60-an itu, itu berasal dari kawan-kawan kita dari masyarakat umum yang mungkin itu tidak dimaksudkan sebagai kurban,” jelasnya.
Menag lalu memaparkan tiga skema utama. Skema pertama adalah kurban yang ditujukan wajib bagi setiap orang yang mampu.
Kemudian, dam (denda) untuk jemaah haji Indonesia yang dititipkan kepada Masjid Istiqlal.
Skema ketiga berupa bantuan sosial yang disalurkan selama 1–13 Zulhijah.
“Ya kita juga tidak menutup kemungkinan akan adanya bantuan sosial, karena memang masyarakat kita antara tanggal 1 sampai tanggal 13 Zulhijah ini itu memang hewan apa namanya bantuan dalam bentuk protein,” ucap Nasaruddin.
Ia memastikan pendistribusian daging dari Istiqlal tidak dilakukan secara langsung di kompleks masjid.
“Untuk Istiqlal besok kita mulai menyembelih kambing dan hewan kurban itu ya. Dan di sini tidak ada pembagian, karena kita akan mendistribusikan kepada masjid dan musala binaan Istiqlal, panti asuhan, majelis taklim yang dibina juga,” tutupnya.

GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






