Komisi V DPR Dukung Stimulus Transportasi untuk Genjot Konsumsi Masyarakat
BeritaNasional.com - Anggota Komisi V DPR RI Sofwan Dedy Ardyanto menyambut positif paket stimulus ekonomi pemerintah di sektor transportasi publik.
Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi mendorong mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan belanja konsumsi kelas menengah di tengah perlambatan ekonomi.
Sofwan mengatakan insentif di sektor transportasi diproyeksikan memberikan efek positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya selama libur sekolah dan periode Natal dan Tahun Baru 2026.
“Kami mendukung dan mengapresiasi langkah pemerintah tersebut,” ujar Sofwan dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (29/5/2026).
“Karena dalam situasi ekonomi yang melambat seperti ini, diskon dan insentif di sektor transportasi akan meningkatkan mobilitas masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut pada akhirnya akan berdampak pada kenaikan belanja konsumsi selama musim liburan.
“Apalagi ini diberlakukan saat musim liburan, ketika secara psikologis naluri konsumtif masyarakat sedang tinggi,” tuturnya.
Ia menambahkan, kebijakan itu diharapkan dapat menggerakkan jutaan masyarakat kelas menengah untuk melakukan perjalanan sekaligus meningkatkan aktivitas belanja.
“Setidaknya kebijakan ini bisa mendongkrak kembali daya beli masyarakat yang sedang menurun,” ujarnya.
Sofwan menegaskan ketahanan ekonomi nasional sangat bergantung pada stabilitas konsumsi kelas menengah.
Dengan demikian, kata dia, stimulus transportasi menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.
“Diskon dan insentif di sektor transportasi ini menurut saya merupakan salah satu upaya untuk menstabilkan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, paket stimulus tersebut mencakup berbagai insentif, seperti diskon tarif tiket kereta api hingga 30 persen dan potongan harga tiket kapal Pelni selama masa liburan.
Pemerintah juga memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk tiket penerbangan kelas ekonomi rute domestik pada periode yang sama.
Stimulus lainnya yang disiapkan antara lain pembebasan tarif jasa kepelabuhanan untuk penyeberangan yang dilayani PT ASDP Indonesia Ferry serta diskon airport tax, PJP2U, dan PJP4U sebesar 50 persen.
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu







