Warga Sipil, Nakes hingga Tentara Tewas dalam Serangan Drone Israel di Lebanon
BeritaNasional.com - Seorang warga, tenaga kesehatan (nakes) dan tentara Lebanon dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel di kota Nabatieh dan beberapa kota sekitarnya di wilayah Lebanon selatan, termasuk Nabatieh al-Fawqa dan Dataran Tinggi Ali al-Taher pada Rabu (3/6/2026) waktu setempat.
Menurut media Lebanon yang dilansir dari Viory, seorang warga tewas dalam serangan drone Israel di lingkungan Bir al-Qandil di Nabatieh, sementara seorang paramedis dari Komite Kesehatan Islam tewas ketika tim ambulans diserang saat mengangkut korban luka usai penggerebekan di kota Zabdin.
Menurut laporan media lokal, seorang tentara Lebanon juga tewas di Nabatieh al-Fawqa setelah drone Israel menyerangnya saat ia mengendarai sepeda motor.
Laporan lainnya menambahkan bahwa pesawat tempur Israel melakukan serangan udara di kota Arnoun dan Aadshit, sementara penembakan artileri menargetkan Dataran Tinggi Ali al-Taher dan daerah sekitarnya di sekitar kota Choukine.
Sebelumnya pada hari yang sama, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa 3.516 orang telah tewas dan 10.674 terluka sejak konflik meningkat pada 2 Maret 2026.
Militer Israel juga sebelumnya telah mengeluarkan peringatan evakuasi kepada penduduk di beberapa bagian Lebanon selatan, dengan alasan yang disebut sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh Hizbullah dan serangan terhadap wilayah Israel.
Sebelumnya pada Senin (1/6/2026), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan perjanjian gencatan senjata baru yang bertujuan untuk menghentikan serangan antara kedua pihak dan mencegah serangan besar Israel di pinggiran selatan Beirut.
Ini merupakan kelanjutan gencatan senjata sepuluh hari pertama yang diumumkan Trump pada 15 April, yang kemudian diperpanjang selama tiga minggu setelah pembicaraan yang diselenggarakan oleh Washington, sebelum perpanjangan 45 hari lainnya diumumkan pada pertengahan Mei.
Sumber: Viory
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







