Harga Pertamax Naik, DPR Minta Distribusi Pertalite Diawasi Ketat
BeritaNasional.com - Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna berharap pemerintah tidak hanya memperhatikan dampak langsung kenaikan harga BBM nonsubsidi terhadap inflasi. Menurutnya, perhatian juga perlu diberikan pada efek lanjutan yang berpotensi memengaruhi biaya transportasi, logistik, hingga harga berbagai kebutuhan masyarakat.
“Kalau hanya melihat dampak langsung terhadap inflasi, mungkin angkanya tidak terlalu besar. Tetapi persoalan sesungguhnya justru berada pada efek rambatan yang muncul setelahnya,” ujar Ateng dalam keterangan tertulis dikutip Jumat (12/6/2026).
Ia menjelaskan, porsi biaya bahan bakar dalam struktur operasional transportasi dapat mencapai 30 hingga 40 persen dari total biaya.
Kenaikan harga BBM, kata dia, berpotensi mendorong pelaku usaha transportasi dan logistik melakukan penyesuaian tarif yang pada akhirnya berdampak kepada masyarakat.
“Kenaikan biaya operasional pada sektor transportasi dan logistik pada akhirnya akan diteruskan kepada masyarakat melalui kenaikan tarif jasa,” ucapnya.
Selain itu, Ateng menyoroti kemungkinan perubahan pola konsumsi masyarakat akibat selisih harga Pertamax dan Pertalite yang semakin lebar. Menurutnya, sebagian pengguna BBM nonsubsidi dapat beralih ke Pertalite guna mengurangi pengeluaran.
Perubahan pola konsumsi tersebut dinilai berpotensi menambah tekanan terhadap distribusi Pertalite.
Apabila tidak diantisipasi, kuota yang telah disusun berdasarkan pola konsumsi normal bisa lebih cepat terserap dan memunculkan antrean maupun gangguan pasokan di sejumlah wilayah.
“Ketika masyarakat mulai khawatir pasokan akan terbatas, maka perilaku konsumsi akan berubah dan berpotensi menciptakan tekanan inflasi baru,” katanya.
Karena itu, Ateng meminta pemerintah bersama pihak terkait memastikan ketersediaan dan distribusi BBM tetap terjaga di seluruh daerah.
Ia juga menilai pengawasan distribusi Pertalite perlu diperkuat guna mengantisipasi peningkatan permintaan setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi.
“Yang perlu diwaspadai adalah efek inflasi lanjutan. Stabilitas pasokan dan distribusi harus menjadi prioritas utama agar masyarakat tidak menanggung beban ekonomi yang lebih besar,” pungkasnya.
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu






