Cristiano Ronaldo Gagal Bersinar, Portugal Hanya Raih Hasil Imbang Lawan Kongo
BeritaNasional.com - Timnas Portugal gagal meraih kemenangan pada pertandingan perdana Grup K Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang 1-1 oleh Kongo di Houston Stadium, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026) waktu setempat.
Portugal sebenarnya mampu membuka keunggulan cepat ketika laga baru berjalan enam menit. Umpan silang Pedro Neto berhasil disambut João Neves dengan sundulan yang tak mampu dihentikan kiper Kongo.
Meski unggul lebih dulu dan mendominasi penguasaan bola, Portugal kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang pertandingan. Selecao bahkan hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran, yakni gol yang dicetak Neves.
Kongo yang tampil disiplin mampu memberikan perlawanan sengit. Menjelang turun minum, wakil Afrika tersebut berhasil menyamakan kedudukan melalui Yoane Wissa. Penyerang Brentford itu mencetak gol lewat sundulan setelah memanfaatkan situasi bola mati yang dirancang dengan baik.
Pada babak kedua, Portugal terus berupaya mencari gol kemenangan. Cristiano Ronaldo yang menjalani Piala Dunia keenamnya beberapa kali mendapat peluang, namun gagal mengonversikannya menjadi gol.
Sebaliknya, Kongo tampil solid dalam bertahan dan berhasil mempertahankan skor imbang hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini membuat Portugal dan DR Kongo sama-sama mengoleksi satu poin pada klasemen sementara Grup K. Portugal selanjutnya akan menghadapi Uzbekistan, sementara DR Kongo dijadwalkan bertemu Kolombia pada pertandingan kedua fase grup.
Bagi DR Kongo, hasil imbang ini menjadi catatan bersejarah karena menghasilkan poin pertama mereka di ajang Piala Dunia. Tim berjuluk The Leopards tersebut juga baru kembali tampil di putaran final setelah terakhir kali berpartisipasi pada edisi 1974.
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 21 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu







