Buronan Kaki Tangan Fredy Pratama Ditangkap di Malaysia, Dibawa ke Indonesia

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 19 Juni 2026 | 14:27 WIB
Ilustrasi penangkapan tersangka. (Foto/Freepik)
Ilustrasi penangkapan tersangka. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri tengah membawa salah satu buronan yang menjadi kaki tangan dari gembong narkoba jaringan internasional Fredy Pratama.

Buronan itu bernama Frans Antony yang merupakan teman sekaligus layer pertama pengendali keuangan Jaringan Fredy Pratama yang berhasil ditangkap di Malaysia.

"Iya betul. Otw dari Malaysia (ke İndonesia)," kata Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026).

Kendati demikian, Eko menyampaikan akan menjelaskan proses penangkapan setelah buronan tersebut yang diperkirakan hari ini tiba di İndonesia untuk segera diperiksa di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta.

“Nanti doorstop, saya jelaskan," singkat Eko.

Diketahui, Fredy Pratama merupakan Warga Negara Indonesia yang bermukim dan mengendalikan peredaran narkoba dari Thailand. Ia telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2014 sebagai gembong narkoba yang beroperasi di 14 provinsi

Dalam upaya menangkap Fredy, Polri membentuk tim yang diberi sandi dengan nama Operasi Escobar. Sejak September hingga Juli 2024, kurang lebih 65 tersangka jaringan Fredy Pratama sudah ditangkap. 

Mereka tidak hanya dijerat pasal terkait peredaran narkoba, tapi juga tindak pidana pencucian uang (TPPU) di mana jaringan ini untuk perputaran uang mencapai Rp 56 triliun.

Seperti pengungkapan terbaru jaringan narkoba yang berhasil diungkap di Kalimantan Selatan sebagai operator peredaran narkoba wilayah Jakarta, Surabaya, dan Bali. Di sana polisi berhasil menangkap sebanyak lima tersangka kaki tangan Fredy Pratama.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: