DPRD DKI Soroti Kabel Semrawut setelah Pelajar Tewas Terlilit di Jaksel
BeritaNasional.com - Penasihat Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) August Hamonangan meminta aparat kepolisian menyelidiki kecelakaan yang menewaskan pelajar berinisial KAEP di Jalan Leuser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).
Ia juga mendesak Pemprov DKI Jakarta menertibkan kabel-kabel menjuntai yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Ini merupakan kejadian yang tragis. Saya turut berduka cita atas korban yang meninggal dunia kemarin. Semoga, keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dari Allah. Dan yang masih terluka juga bisa sembuh secepat-cepatnya,” kata August.
“Kepolisian harus mendalami kejadian ini untuk menemukan dengan pasti apa yang menyebabkan kecelakaannya,” paparnya.
Menurut August, insiden tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi kondisi kabel-kabel yang berada di ruang publik Jakarta.
Ia menilai kabel yang tidak tertata tidak hanya mengganggu secara estetika, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan warga.
“Sekarang juga waktunya mengevaluasi kondisi kabel-kabel yang semrawut, berantakan, dan menjuntai di langit-langit kita. Sudah lama kabel-kabel menjuntai ini mengganggu masyarakat kita. Bukan hanya secara visual, tetapi sekarang juga membahayakan keselamatan orang-orang,” ujar August.
Lebih lanjut, August turut menyoroti adanya kabel lain yang dipasang tanpa izin dan meminta Pemprov DKI Jakarta segera melakukan penertiban.
“Ada juga kabel-kabel yang dipasang secara asal-asalan tanpa izin di beberapa tempat. Ini jelas-jelas ilegal. Hal itu mestinya segera ditertibkan oleh Pemprov DKI tanpa rasa ragu-ragu,” ucapnya.
August menegaskan penataan kabel melalui pembangunan sarana jaringan utilitas terpadu (SJUT) perlu dipercepat agar kabel-kabel tidak lagi berada di udara dan mengurangi risiko terhadap pengguna jalan.
“Dengan ditatanya kabel-kabel itu kembali, harapannya warga Jakarta bisa terhindar dari marabahaya ketika sedang berlalu-lalang di jalanan kita. Untuk itu, proyek SJUT yang selama ini sudah dicanangkan oleh Pemprov DKI mesti dikejar," tegas August.
Ia meminta penjelasan dan pertanggungjawaban dari berbagai pihak, termasuk Pemprov DKI Jakarta, dinas terkait, serta pemilik kabel agar kejadian serupa tidak terjadi.
“Kita minta penjelasan serta pertanggungjawaban dari Mas Gubernur, dina bina marga, satpol PP (satuan polisi pamong praja) serta pihak terkait pemilik kabel. Ini bukan kejadian yang pertama, Dinas terkait harus bertanggung jawab dan memastikan kejadian serupa tidak berulang,” tandasnya.
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







