Menag Minta Generasi Muda Cari Pasangan Hidup dengan Niat Ibadah

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Senin, 29 Juni 2026 | 04:00 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (BeritaNasional/Oke Atmaja)
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (BeritaNasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak generasi muda menjadikan proses mencari pasangan hidup sebagai ikhtiar yang dilandasi niat ibadah, tanggung jawab, juga berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Mencari pasangan bukan sekadar mencari teman hidup. Namun mencari pasangan jadi menuju ketenangan, tanggung jawab, dan keberkahan keluarga,” ujar Nasaruddin Umar saat membuka kegiatan Golek Garwo di Jakarta.

Kegiatan Golek Garwo (Ta’aruf Session) ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Peaceful Muharam 1448 H, yang digelar pada Nikah Fest 2026 dan Islamic Wedding Expo.

Menag mengatakan, pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi menjadi jalan membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. 

Menurutnya, Al Quran menegaskan, pasangan diciptakan agar manusia memperoleh ketenangan, sekaligus menghadirkan cinta dan kasih sayang dalam kehidupan berumah tangga.

Ia juga menyambut baik penyelenggaraan Golek Garwo sebagai ruang perkenalan yang aman, santun, dan sesuai nilai-nilai Islam. Ini dikhususkan bagi masyarakat yang serius mau membangun rumah tangga.

Ia menilai proses ta’aruf perlu dijalani dengan adab, kejujuran, kesungguhan niat. Selain itu juga harus berada pada tujuan mulia pernikahan.

Menag juga mengingatkan agar calon pengantin tidak hanya fokus pada kemeriahan resepsi. Ia menegaskan esensi pernikahan terletak pada akad yang sah, kesiapan membangun keluarga, serta komitmen menjalankan kehidupan rumah tangga yang dilandasi iman, kasih sayang, komunikasi, dan tanggung jawab.

“Kemeriahan pesta boleh direncanakan, tetapi jangan sampai mengalahkan substansi pernikahan. Hal yang  paling utama adalah akad yang sah, keluarga yang siap, dan rumah tangga yang dibangun di atas iman, kasih sayang, komunikasi, dan tanggung jawab,” kata Menag.

Sumber: Antara
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: