3 Pria Jadi Korban Penyekapan di Jakpus, Polda Metro Beri Pendampingan Psikologis
BeritaNasional.com - Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat bergerak cepat memberikan perhatian khusus kepada tiga korban dugaan penyekapan di salah satu percetakan kawasan Jakarta Pusat. Ketiganya adalah Tegar Saputra, Adit Saputra, dan Rafly Jaelani.
Guna memulihkan kondisi korban, kepolisian memberikan pendampingan psikologis sekaligus pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
Agenda kemanusiaan ini digelar di Kantor LBH, Jalan Kwini Nomor 9, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026).
Proses pendampingan ini diterjunkan langsung oleh Tim Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya serta Tim Dokkes (Kedokteran dan Kesehatan) dengan didampingi oleh jajaran Polres Metro Jakarta Pusat serta tim penasihat hukum korban.
Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya, AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Y., menjelaskan langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata untuk memastikan hak-hak kesehatan para korban terpenuhi, baik dari segi fisik maupun mental.
“Tujuannya adalah memastikan adik-adik kita ini berada dalam keadaan yang sehat, baik secara fisik maupun secara psikologis, agar mereka dapat melanjutkan proses ini seperti ketentuan yang berlaku,” ujar AKBP Ida Bagus melalui siaran persnya yang dikutip pada Jumat (3/7/2026).
Dalam pemeriksaan tersebut, tim psikolog telah melakukan asesmen awal untuk memetakan tingkat trauma atau dampak psikologis yang dialami oleh ketiga korban.
Hasil dari pemeriksaan awal ini akan menjadi acuan bagi kepolisian dalam menentukan langkah intervensi atau pendampingan lanjutan ke depan.
AKBP Ida Bagus menegaskan pihaknya bakal terus menjalin komunikasi intensif dengan tim penyidik serta penasihat hukum demi mengawal kebutuhan para korban selama bergulirnya penanganan perkara.
“Nanti tentu kami akan berkoordinasi dengan teman-teman penyidik, apa yang dibutuhkan kembali. Semuanya berproses untuk membantu proses penyidikan maupun proses-proses lainnya agar perkara ini menjadi lebih terang,” paparnya.
Sejauh ini, ketiga korban dilaporkan cukup kooperatif dan mampu mengikuti jalannya proses pendampingan yang diberikan oleh tim psikologi dengan baik.
Kendati demikian, polisi menekankan bahwa kondisi kejiwaan mereka masih memerlukan evaluasi yang mendalam dan berkelanjutan.
“Yang jelas kami saat ini telah melakukan asesmen awal, dan asesmen ini akan kami tindak lanjuti dalam konteks memberikan pendampingan,” tambahnya.
Pihak Polda Metro Jaya memastikan tidak akan lepas tangan. Layanan medis maupun dukungan psikososial akan terus disiagakan secara berkala selama para korban masih membutuhkannya dalam proses pemulihan.
“Yang utama adalah para korban kembali sehat, baik jasmani maupun rohani,” tandasnya.
PERISTIWA | 18 jam yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu







