Perlambatan Ekonomi Korsel Sebabkan Berkurangnya Permintaan PMI

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Selasa, 21 Juli 2026 | 06:30 WIB
Ilustrasi ekonomi melambat (Foto/Pixabay)
Ilustrasi ekonomi melambat (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani mengatakan, peluang penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan kini terbatas. Hal ini disebabkan kondisi ekonomi di negara tersebut yang kurang baik.

"Kondisi perlambatan ekonomi di Korea Selatan memengaruhi peluang penempatan pekerja migran Indonesia ke Gyeongnam," kata Wamen.

Pada pertemuan dengan Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Gyeongnam, Hwang Geuk Jae di Jakarta, perlambatan ekonomi di Korea Selatan menekan permintaan PMI, khususnya di Provinsi Gyeongnam yang selama ini menjadi salah satu kawasan industri tujuan penempatan.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi Perwakilan Gyeongnam, perlambatan ekonomi yang masih berlangsung, belum pulihnya aktivitas industri. Selain itu juga kenaikan tarif pajak menyebabkan permintaan terhadap pekerja migran belum menunjukkan peningkatan.

Ia mengatakan, skema Visa Metropolitan yang sebelumnya diproyeksikan akan menjadi jalur penempatan PMI di sektor perkapalan di Gyeongnam, juga belum dapat dijalankan.

Menurutnya, saat ini program tersebut masih dievaluasi Kementerian Kehakiman Republik Korea selaku otoritas yang menerbitkan visa bagi pekerja asing.

"Selama proses evaluasi berlangsung, program untuk sementara ditangguhkan. Kami paham dengan kondisi ini dan akan terus mengikuti setiap perkembangannya," katanya.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: