Timnas Indonesia Lumat Kamboja 5-1, Ketum PSSI Ingatkan Ujian Sesungguhnya Lawan Vietnam
BeritaNasional.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut baik kemenangan telak 5-1 yang diraih Tim Nasional (Timnas) Indonesia atas Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Senin (27/7/2026) malam WIB.
Meski demikian, Erick mengingatkan agar skuad Garuda tidak cepat puas karena konsistensi taktik racikan pelatih John Herdman baru akan diuji pada laga-laga berat berikutnya.
Pria yang juga menjabat menteri pemuda dan olahraga (Menpora) ini menegaskan tolok ukur sesungguhnya untuk melihat peningkatan performa Rizky Ridho dan kawan-kawan adalah saat Indonesia menjamu rival bebuyutan mereka, Vietnam, pada Senin (3/8/2026) pekan depan di stadion yang sama.
Ketum PSSI juga memaklumi kerja sama antarpemain belum sepenuhnya sempurna pada laga perdana ini. Faktor jadwal Piala AFF yang berada di luar kalender resmi FIFA membuat komposisi skuad Garuda tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh.
“Ya ini tim terbaik yang kita bisa berikan untuk Piala AFF, karena kejuaraan ini bukan termasuk di jendela FIFA. Artinya ya banyak permain yang belum bisa bergabung, memang ada beberapa yang masih memperkuat tim di luar negeri,” terang Ketum PSSI melalui keterangan resminya yang dikutip pada Selasa (28/7/2026).
Soroti Pemulihan Cedera dan Taktik Pelatih Baru
Meskipun debut John Herdman diwarnai pesta gol lewat hat-trick Mitchell Lee Baker serta gol dari Sandy Walsh dan Jens Raven, Erick menilai timnas masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi penuh dengan filosofi pelatih asal Inggris tersebut.
Fokus utama PSSI saat ini adalah memastikan kondisi fisik para pemain tetap prima dan terhindar dari badai cedera di tengah turnamen yang padat.
“Mudah-mudahan kembali di performa berikutnya bisa lebih baik, dan mudah-mudahan tim juga tidak ada yang cedera. Karena saya tahu ada beberapa yang masih recovery seperti Marcelino dan Ragnar,” ujar Ketum PSSI.
Di sisi lain, respons positif juga diberikan Erick Thohir mengenai kesiapan infrastruktur pertandingan. Ia secara terbuka mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang dinilai sukses meningkatkan kualitas Stadion Gelora Pakansari.
Erick memanfaatkan momentum ini untuk mengingatkan pentingnya kolaborasi dan menyentil pemerintah daerah lain agar memiliki kepedulian yang sama terhadap fasilitas sepak bola di wilayah masing-masing.
“Memang dalam melakukan kegiatan sepak bola, antara Pemerintah Pusat dan daerah, seluruh stakeholder, klub, tim nasional, ya harus berjibaku sama-sama. Tidak bisa masing-masing punya pikiran sendiri,” tambahnya.
Mengingat stadion ini juga menjadi markas klub Liga 1, Erick berharap standar tinggi ini bisa terus dipertahankan.
“Saya kaget, persiapan fasilitasnya jauh lebih baik dari terakhir saya datang ke sini. Saya apresiasi. Mudah-mudahan pemerintah daerah lain juga peduli tentang sepak bola,” tandasnya.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu






