KAI Group Catat Telah Layani Sekitar 16 Juta Penumpang Selama Lebaran 2025

Oleh: Tarmizi Hamdi
Sabtu, 05 April 2025 | 02:00 WIB
H-5 menjelang Lebaran pemudik mulai berdatangan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (26/3/2025). (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
H-5 menjelang Lebaran pemudik mulai berdatangan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (26/3/2025). (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com -  PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group telah melayani sekitar 16 juta (16.275.289) pelanggan selama masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2025/1446 H pada 21 Maret-2 April 2025 pukul 00.00 WIB. 

Capaian ini menunjukkan komitmen KAI Group dalam menyediakan layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan bagi masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran. 

Peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran ini berhasil diakomodasi dengan layanan perjalanan yang efisien dan berkualitas dari KAI.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menjelaskan, selama periode Angleb 2025 yang berlangsung hingga 11 April 2025, KAI Group menyediakan total 59.129.350 tempat duduk untuk berbagai layanan kereta api.

‘’Sebanyak 98% dari kapasitas tersebut adalah kelas ekonomi. Perinciannya, 2.164.488 tempat duduk untuk KA Ekonomi Jarak Jauh dan 55.635.358 tempat duduk untuk KA Ekonomi Lokal, termasuk layanan Commuter Line, KA Perintis Makassar-Parepare, LRT Sumsel, KA Bandara, dan LRT Jabodebek,’’ kata Anne melalui siaran persnya di Jakarta pada Jumat (4/4/2025).

Upaya ini merupakan wujud nyata komitmen KAI dalam memastikan aksesibilitas transportasi yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat

Dari total 16.275.289 pelanggan yang terlayani, Anne memerinci 2.555.404 pelanggan menggunakan KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang dikelola langsung oleh KAI. 

Sementara itu, 12.430.352 pelanggan memilih layanan Commuter Line dan KA Lokal yang dioperasikan oleh KAI Commuter. Layanan lainnya juga mencatatkan jumlah pelanggan yang signifikan.

‘’Yaitu, 165.492 pelanggan LRT Sumsel, 9.854 pelanggan KAI Wisata, 258.775 pelanggan KAI Bandara, 183.849 pelanggan Whoosh (dikelola KCIC), 664.756 pelanggan LRT Jabodebek, dan 6.807 pelanggan KA Makassar-Parepare,’’ paparnya.

Ragam layanan yang disediakan KAI Group semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia moda transportasi kereta api yang inklusif dan mampu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat.

Untuk layanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal, KAI menyediakan 4.591.510 tempat duduk selama periode Angleb 2025. 

Hingga 3 April 2025 pukul 07.00 WIB, tercatat sebanyak 3.872.675 tiket telah terjual, menunjukkan tingkat keterisian sebesar 84,34% dari total kapasitas. 

‘’Secara spesifik, tiket KA Jarak Jauh yang terjual mencapai 3.344.297 dengan tingkat okupansi 97,11%, sedangkan tiket KA Lokal terjual sebanyak 528.378 atau setara dengan 46,04% dari total kapasitas yang disediakan,’’ tuturnya.

Angka ini mengindikasikan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan utama untuk perjalanan jarak jauh maupun komuter.

Anne Purba juga menyampaikan perkiraan puncak arus balik berdasarkan tren perjalanan, yaitu pada 6 April 2025 (H+5) dengan estimasi jumlah pelanggan mencapai 267.613 orang. 

Oleh karena itu, KAI mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan guna mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai. 

Meskipun puncak arus balik diprediksi terjadi pada tanggal tersebut, data menunjukkan bahwa banyak pelanggan memilih untuk kembali lebih awal guna menghindari kepadatan.

Data perjalanan menunjukkan pada 1 April 2025, jumlah pelanggan kereta api mencapai 252.898 orang (205.725 KA Jarak Jauh dan 47.173 KA Lokal). 

Tren ini meningkat pada 2 April 2025 dengan total 274.186 pelanggan (223.221 KA Jarak Jauh dan 50.965 KA Lokal). 

Sementara itu, hingga pukul 07.00 WIB pada 3 April 2025, penjualan sementara menunjukkan 232.399 orang telah merencanakan perjalanan pada tanggal tersebut (197.593 KA Jarak Jauh dan 34.806 KA Lokal). 

Angka-angka ini menggambarkan kepercayaan masyarakat yang semakin besar terhadap KAI sebagai moda transportasi yang efisien dan tepat waktu.

“Dengan layanan yang semakin terintegrasi dan berbasis digital, KAI berharap dapat terus memberikan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan efisien bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tandasnya.

 

 sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: