Menhut Klaim Kantongi Data Awal Asal-usul Kayu Gelondongan di Banjir Sumatera

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 05 Desember 2025 | 10:45 WIB
Menhut klaim kantongi data awal asal-usul kayu gelondongan di banjir Sumatera. (Foto/istimewa)
Menhut klaim kantongi data awal asal-usul kayu gelondongan di banjir Sumatera. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyatakan telah mengantongi data awal terkait asal-usul tumpukan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir bandang di Sumatera. Data itu terkait identifikasi subjek hukum yang diduga terlibat.

"Belum pada tahap pemeriksaan. Tapi identifikasi subjek-subjek hukum yang mungkin terlibat sudah dilakukan," kata Raja Juli dikutip Jumat (5/12/2025).

Meski tidak menjelaskan secara rinci, Raja Juli mengaku kalau temuan awal yang dihimpun pihaknya mengarah pada sejumlah kemungkinan terkait asal usul kayu gelondongan tersebut.

"Apakah itu berasal dari illegal logging dari pembukaan lahan sawit atau tambang kemudian kayu ditumpuk ketika ada banjir longsor terdorong ke sungai,” jelasnya.

“Apakah itu dari Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) jadi hutan yang ada di area pengelolaan lain jadi hutan yang tidak di kawasan tapi di Area Penggunaan Lain (APL) itu jadi salah satu modus pencurian kayu itu yang akan bersama-bersama dalami dan nanti akan dilaporkan," sambung dia. 

Sehingga untuk proses pembuktiannya, Raja Juli menyebut kepolisian telah turun ke beberapa daerah di Sumatera Utara, mulai dari; Kecamatan Garoga, Tapanuli Utara; Anggoli salah satu desa di Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah; dan dua DAS (Daerah Aliran Sungai) di Batang Toru.

“Ya, saya kira beri kesempatan kami untuk proses sesuatunya supaya tidak prematur,” ujarnya.

Sementara itu, Polri bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah sepakat membentuk satuan tugas (satgas) gabungan untuk mengusut asal muasal kayu gelondongan yang terbawa arus banjir bandang saat melanda Sumatera.

“Kami menyambut baik dan akan melakukan kerja sama dengan Menteri Kehutanan dan tim untuk membentuk satgas gabungan untuk melakukan penyelidikan terkait dengan temuan-temuan kayu,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selesai pertemuan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Sigit pun tidak menampik jika kemunculan kayu gelondongan itu turut memperparah bencana yang melanda wilayah Sumatera. Karena, banyak rumah, jembatan, hingga korban jiwa akibat kayu yang terbawa arus tersebut.

“Adanya temuan-temuan kayu yang diduga ada kaitannya dengan pelanggaran Oleh karena itu, kita akan melakukan pendalaman terlebih dahulu bersama-sama dengan tim,” ujarnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: