10 Tips Diet Sehat dan Bugar ala Dokter Gizi, Aman dan Efektif Capai Body Goals!
BeritaNasional.com - Jelang pergantian tahun, sudah saatnya menentukan resolusi baru untuk 2026, misalnya saja resolusi untuk mencapai body goals di tahun depan. Untuk mencapai berat badan ideal, menyusun rencana diet yang tepat dapat menjadi langkah awal yang tidak boleh diabaikan.
Pasalnya, masih banyak anggapan keliru bahwa diet identik dengan porsi makan yang sangat minim, melewatkan waktu makan, menahan lapar berlebihan, hingga mengandalkan pil atau suplemen diet instan.
Bukannya memperoleh berat badan ideal, metode diet ekstrem justru berisiko membuat tubuh cepat lemas, menurunkan daya tahan tubuh, bahkan mengganggu fungsi organ. Padahal, diet yang sehat seharusnya membantu tubuh tetap bertenaga, bugar dan mampu menjalani aktivitas harian secara optimal.
Untuk mencapai body goals tahun 2026, simak beberapa cara diet sehat dan bugar ala dokter gizi yang dirangkum BeritaNasional di bawah ini.
Mengubah Pola Pikir tentang Diet Sehat
Sebelum memulai program diet, perlu dipahami bahwa diet bukanlah bentuk hukuman bagi tubuh. Diet yang benar justru berfokus pada pengaturan pola makan secara cerdas agar kesehatan tetap terjaga.
Beberapa prinsip dasar diet sehat meliputi pembatasan menu dan porsi makan tanpa bersifat ekstrem, memilih makanan alami dengan kandungan gizi tinggi, mengombinasikan sayur, buah, protein, serta lemak sehat dan memastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi setiap hari.
Intinya, diet adalah pengaturan pola makan, namun bukan berarti harus menyiksa diri. Selama asupan gizi tercukupi dan suasana hati tetap terjaga, konsistensi diet akan lebih mudah dilakukan hingga target berat badan tercapai.
10 Tips Diet Sehat ala Dokter Gizi
Diet yang dijalankan dengan cara yang tepat tidak hanya membantu menurunkan berat badan dan mencapai body goals, tetapi juga berdampak positif bagi kebugaran tubuh serta menurunkan risiko berbagai penyakit. Berikut tips diet sehat ala dokter gizi:
1. Terapkan Defisit Kalori Sesuai BMI
Kebutuhan kalori harian pria umumnya berada di angka 2.500 kalori, sedangkan wanita sekitar 2.000 kalori. Untuk menurunkan berat badan, prinsip defisit kalori menjadi kunci utama, yaitu mengonsumsi kalori lebih sedikit dari kebutuhan harian.
Sebagai contoh, wanita yang terbiasa mengonsumsi lebih dari 2.500 kalori per hari disarankan menurunkan asupan menjadi sekitar 1.300–1.500 kalori. Agar lebih aman dan tepat sasaran, perhitungan ini sebaiknya dilakukan bersama dokter gizi klinik berdasarkan Body Mass Index (BMI).
2. Kurangi Porsi Makan Secara Bertahap
Bagi yang belum terbiasa menghitung kalori atas asupan makanan atau minuman yang dikonsumsi, mengurangi porsi makan dapat menjadi langkah awal yang efektif. Jika biasanya makan satu piring penuh, cobalah beralih ke piring berukuran lebih kecil atau mengurangi porsi menjadi setengah dari biasanya.
3. Atur Waktu dan Jadwal Makan
Selain porsi, jadwal makan juga perlu diperhatikan. Terutama untuk makanan tinggi kalori, seperti roti, kue, atau makanan berbahan tepung, konsumsinya bisa dibatasi. Jika sebelumnya dikonsumsi setiap hari, saat diet bisa dialihkan hanya pada waktu tertentu, misalnya akhir pekan.
4. Pastikan Asupan Protein Tetap Terpenuhi
Protein memiliki peran penting dalam pembentukan otot, menjaga energi tubuh, serta mendukung fungsi hati dan kinerja otak. Sumber protein bisa berasal dari hewani maupun nabati, dan tetap perlu dikonsumsi selama menjalani diet.
5. Pilih Lemak Sehat untuk Menunjang Tubuh
Tidak semua lemak itu jahat dan tidak boleh dikonsumsi. Ada juga lemak sehat yang berfungsi membantu penyerapan vitamin dan menjadi cadangan energi bagi tubuh. Selain itu, konsumsi lemak dalam jumlah tepat juga berperan menjaga suasana hati agar diet tidak terasa membebani. Lemak sehat ini berasal dari berbagai jenis bahan makanan seperti alpukat, ikan salmon dan sarden, kacang-kacangan, biji-bijian, telur, minyak zaitun dan kanola, dan masih banyak lagi.
6. Perbanyak Konsumsi Serat
Serat yang berasal dari sayur, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan membantu melancarkan pencernaan serta menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Kandungan serat juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sehingga mendukung penurunan berat badan.
7. Jangan Takut Mengonsumsi Karbohidrat
Karbohidrat kompleks tetap dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi utama. Karbohidrat dari sayur, buah, dan biji-bijian, jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat, justru membantu menjaga metabolisme dan mengontrol kadar gula darah. Jadi, menjalani program diet itu tidak perlu sepenuhnya menghindari nasi atau daging.
8. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Selama menjalani diet, sebaiknya mengganti minuman manis dengan air mineral. Konsumsi minimal 2 liter air putih per hari dapat membantu menekan nafsu makan berlebih, terutama jika diminum sebelum makan. Air mineral juga bebas kalori dan mendukung fungsi vital tubuh.
9. Tetap Boleh Menikmati Cemilan Sehat
Diet bukan berarti harus sepenuhnya menghindari cemilan. Bagi yang diet bisa tetap mengonsumsi snack dengan memilih bahan bernutrisi seperti buah segar, yogurt, kacang-kacangan, atau madu. Dokter gizi pun menyarankan untuk mengonsumsi cemilan dengan batas sekitar 150 kalori agar diet tetap terasa menyenangkan.
10. Seimbangkan dengan Olahraga, Istirahat Cukup, dan Waspada Suplemen
Keberhasilan diet tidak lepas dari aktivitas fisik. Prinsip 80/20 menyebutkan bahwa 80 persen penurunan berat badan dipengaruhi pola makan dan 20 persen oleh olahraga. Olahraga rutin membantu membakar kalori, memperkuat otot, serta meningkatkan kualitas tidur.
Selain itu, tidur cukup selama 7–8 jam per malam penting untuk menjaga metabolisme dan mengontrol nafsu makan. Bagi pembaca yang menjalani diet juga perlu berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen diet karena berisiko menimbulkan efek samping seperti gangguan pencernaan, ketergantungan, peningkatan tekanan darah, hingga insomnia.
Konsultasi dengan dokter gizi tetap menjadi langkah paling aman dan tepat dalam menjalani program diet, agar mencapai body goals di 2026.
(Rep/Novia Amelia)
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu







