Penyidikan Berlanjut, KPK Telusuri Dugaan Pemotongan Anggaran di Kejari HSU

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:15 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Beritanasional/Panji)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Beritanasional/Panji)

BeritaNasional.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Pada pekan ini, penyidik KPK melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap para saksi di Polda Kalimantan Selatan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pemeriksaan saksi dilakukan pada Senin 29 Desember dan Selasa 30 Desember 2025, dengan jumlah saksi yang diperiksa sebanyak 15 orang.

“Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan di lingkungan Kejari HSU, pada pekan ini penyidik melakukan pemeriksaan terhadap para saksi yang bertempat di Polda Kalimantan Selatan,” kata Budi dalam keterangan resminya,Rabu (31/12/2025).

Budi menjelaskan, pemeriksaan terhadap saksi dari internal Kejari HSU difokuskan pada pendalaman kronologi dugaan tindak pemerasan yang dilakukan oleh para tersangka.

“Penyidik mendalami kronologi dugaan tindak pemerasan yang dilakukan oleh para tersangka, termasuk proses dan mekanisme pemotongan anggaran di internal Kejari,” ujarnya.

Selain itu, penyidik juga menelusuri dugaan pemotongan anggaran yang dilakukan oleh para tersangka melalui bendahara, dengan cara mencairkan anggaran tanpa disertai surat perintah perjalanan dinas (SPPD).

Sementara itu, terhadap saksi dari dinas-dinas terkait, penyidik menelisik besaran uang yang diminta oleh para tersangka yang diduga disertai dengan ancaman.

“Untuk pemeriksaan pihak-pihak dari dinas terkait, penyidik mendalami besaran uang yang diminta, yang disertai dengan ancaman oleh para tersangka,” kata Budi.

Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa seluruh keterangan saksi masih akan terus ditelaah dan didalami oleh penyidik KPK.

“Keterangan para saksi ini masih akan terus ditelaah dan didalami, termasuk untuk melengkapi hasil pemeriksaan awal pasca tertangkap tangannya para terduga pelaku serta kegiatan penggeledahan yang telah dilakukan di sejumlah lokasi,” pungkasnya.

sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: