Wakil Ketua KPK Sebut Ada Pimpinan Ragu Tetapkan Tersangka Korupsi Haji

Oleh: Panji Septo R
Rabu, 07 Januari 2026 | 15:38 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto. (BeritaNasional/Panji)
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto. (BeritaNasional/Panji)

BeritaNasional.com -  Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto mengungkapkan ada pimpinan yang ragu menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.

Namun menurutnya situasi tersebut sekadar dinamika internal KPK dan perbedaan pandangan kerap muncul saat penanganan perkara.

"Ya itu biasa dalam sebuah dinamika, begitu. Itu biasa di setiap kasus pun tidak hanya kasus ini, pasti ada perbedaan pendapat," ujar Fitroh di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (7/1/2026).

"Akan tetapi yang terpenting adalah bagaimana kemudian perkara ini akan kita tangani secara serius, itu saja," imbuhnya.

Fitroh ogah menyebut pimpinan yang masih ragu menetapkan tersangka. Ia hanya menegaskan esensi proses berada pada penetapan itu sendiri.

"Ya itu (alasan keraguan) teknis sekali saya pikir, yang penting segera kita akan umumkan," tuturnya.

Ia memastikan pimpinan KPK akan menetapkan dan mengumumkan tersangka perkara kuota haji dalam waktu dekat.

"Segera akan kita umumkan. Tidak ada kendala secara ini, tetapi memang ada koordinasi penghitungan kerugian negara. Ya mudah-mudahan sudah ada titik terang. Ya, kita segera," kata dia.

KPK telah berkomunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penghitungan kerugian negara.

"Yang pasti sudah ada komunikasi di teman tim dengan tim BPK yang Insya Allah sudah ada kesepakatan bersama bahwa itu bisa dihitung, itu saja," terang Fitroh.

Di sisi lain, Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan tidak terdapat perbedaan sikap di jajaran pimpinan terkait penetapan tersangka dugaan korupsi kuota haji 2024.

Setyo memastikan seluruh proses sejak penyelidikan awal sampai peningkatan status perkara berada pada pandangan yang sama.

“Ya itu kan informasi, prinsipnya nggak ada. Tidak ada terbelah. Sejak dari proses penyelidikan sampai kemudian naik ke tahap penyelidikan, semuanya satu suara,” terangnya.

Ia menegaskan konsistensi pimpinan tetap terjaga di setiap tahapan serta memastikan penetapan tersangka bakal diumumkan pada waktu yang tepat.

“Bulat gitu. Ya tinggal memastikan apa yang dikerjakan para penyidik, semuanya sudah memenuhi nanti dipastikan bahwa ada saatnya (menetapkan tersangka),” tandasnya.

 

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: