Tipu Rp1 M dengan Janji Loloskan Seleksi Taruna Akpol, Abah Entus Jempol Ditangkap!
BeritaNasional.com - Polda Banten menangkap tersangka kasus dugaan penipuan seleksi taruna Akpol, Tubagus Nasrudin alias Abah Entus Jempol. Di mana, korban turut tertipu Rp1 miliar dengan dalih tersangka bisa membantu meloloskan seleksi Akpol.
Dirreskrimum Polda Banten Kombes, Dian Setyawan mengatakan kasus berawal dari orang tua korban yang mengenal tersangka pada Maret 2025 di Kasemen, Kota Serang, Banten.
"Dikenalkan pada seseorang yang mengaku dapat meloloskan proses rekrutmen Akpol. Dengan tentunya meminta sejumlah uang senilai sebesar Rp1 miliar. Tapi setelah rangkaian seleksi dapat berjalan, ternyata si anak juga tidak lulus juga," tutur Dian saat jumpa pers melalui Instagram @humaspoldabanten, Kamis (15/1/2026).
Alhasil, kata dia, sebelum memutuskan membuat laporan pada 25 Agustus 2025, korban sempat meminta uang dikembalikan. Namun tersangka hanya bisa membayar Rp30 juta, sehingga total kerugian korban mencapai Rp970 juta.
"Orang tua korban ini melaporkan ke Ditreskrimum Polda Banten. Kemudian, setelah melakukan rangkaian penyelidikan, kita sudah melakukan berbagai tahapan, bahkan melakukan pemanggilan tersangka ini dua kali, lalu mangkir dengan alasan yang tidak tepat," kata Dian.
Sampai akhirnya, polisi mengambil langkah tegas menangkap tersangka yang berada di exit tol Rangkasbitung, sekira pukul 00.30 WIB pada Rabu (14/1/2026). Saat penangkapan, ternyata tersangka sempat melakukan perlawanan kepada tim penyidik.
"Pada saat diamankan, pelaku sempat memundurkan mobilnya sehingga menabrak mobil petugas. Tapi alhamdulillah dengan sigap anggota dapat segera mengamankan terduga pelaku ini," terangnya.
Akibat perbuatannya, Entus Jempol telah dijerat dengan Pasal 378, 372 KUHP, juncto Pasal 55 KUHP, atau Pasal 492 KUHP, dan atau Pasal 486 KUHP yang ancaman hukumannya adalah 4 tahun penjara.
Belajar dari kasus ini, masyarakat diingatkan bahwa proses seleksi Taruna Akpol hanya nilai yang dapat menentukan kelolosan. Masyarakat pun diimbau tidak percaya dengan siapapun yang menjanjikan membantu proses seleksi, termasuk dalam pembukaan taruna Akpol tahun ini.
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu







