Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK Terkait Fee Proyek dan Dana CSR

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 19 Januari 2026 | 17:37 WIB
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Beritanasional/Panji)
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Beritanasional/Panji)

BeritaNasional.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Madiun, Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut, KPK mengamankan sejumlah pihak, termasuk Wali Kota Madiun, Maidi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, OTT tersebut merupakan bagian dari kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan pada hari ini. Tim KPK mengamankan total 15 orang dalam operasi tersebut.

“Baik, confirm hari ini ada kegiatan penyelidikan tertutup. Tim mengamankan sejumlah 15 orang di wilayah Madiun, Jawa Timur. Sembilan orang di antaranya malam ini akan dibawa ke Jakarta untuk kemudian dilakukan pemeriksaan secara intensif,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (19/1/2026).

Budi menjelaskan, peristiwa tangkap tangan tersebut diduga berkaitan dengan praktik korupsi yang melibatkan fee proyek serta dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

“Peristiwa tertangkap tangan ini, dugaan awalnya terkait dengan fee Project dan juga dana CSR di lingkungan kota Madiun,” katanya.

Terkait barang bukti yang diamankan, KPK menyita sejumlah uang tunai dengan nilai ratusan juta rupiah. Uang tersebut diduga berkaitan langsung dengan fee proyek maupun pengelolaan dana CSR di Kota Madiun.

“Pihak-pihak yang diamankan, yang pertama salah satunya adalah wali kota Madiun, kemudian berkaitan dengan barang bukti, yaitu sejumlah uang senilai ratusan juta rupiah yang terkait dengan fee Project ataupun ikhwal dana CSR di kota Madiun,” jelas Budi.

Namun demikian, KPK belum merinci jumlah pasti uang yang disita maupun status hukum pihak-pihak yang diamankan. KPK memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru secara berkala kepada publik.

“Kita masih sama-sama tunggu perkembangannya, nanti kami akan update secara berkala terkait dengan peristiwa tertangkap tangan ini,” pungkasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: