Kemendikdasmen Revitalisasi 16.167 Sekolah hingga Bagikan PIP ke 19 Juta Siswa di 2025
BeritaNasional.com - Dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi X DPR, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memaparkan sejumlah capaian Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang pendidikan Tahun Anggaran (TA) 2025. Sepanjang 2025, Kemendikdasmen telah membangun/merevitalisasi 16.167 sekolah, membagikan papan interaktif digital (PID) dan laptop ke 288.865 sekolah, hingga membagikan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) ke 19 juta siswa.
Mendikdasmen menegaskan, kementeriannya selalu berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dan dukungan terhadap program-program prioritas nasional, yang ditunjukkan melalui capaian pada berbagai indikator kinerja sasaran strategis.
“Kemendikdasmen berkomitmen meningkatkan kinerja dan dukungan terhadap berbagai program prioritas nasional yang ditunjukkan melalui beberapa capaian prioritas nasional, termasuk Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang pendidikan,” kata Abdul Mu'ti di Ruang Rapat Komisi X DPR, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).
Abdul Mu'ti pun menguraikan sejumlah pencapaian Kemendikdasmen di 2025. Pertama, Kemendikdasmen berhasil menyelesaikan pembangunan maupun revitalisasi sebanyak 16.167 satuan pendidikan (sekolah). Jumlah melebihi target awal sebanyak 10.440 satuan pendidikan. Program ini bahkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar sekolah.
"Adanya dampak ekonomi berupa penyerapan dana konstruksi di 5.273 kecamatan, yang mengalir ke industri bahan bangunan dan toko bangunan lokal, menggerakkan kegiatan ekonomi lebih dari 28 ribu UMKM, serta menyerap kurang lebih 192.665 tenaga kerja," terangnya.
Dari program Digitalisasi Pembelajaran, Mu'ti menjelaskan, Kemendikdasmen telah menyalurkan PID, laptop hingga diska keras eksternal kepada 288.865 sekolah, penyediaan jaringan internet untuk 8.152 sekolah, serta penyediaan jaringan listrik untuk 2.389 sekola.
Lalu PIP, kata dia, Kemendikdasmen telah memberikan bantuan pendidikan kepada 19.000.659 siswa dari keluarga miskin/rentan miskin, dengan rincian sebanyak 10.433.138 untuk murid SD/sederajat, 4.422.366 untuk murid SMP/sederajat, 2.097.351 untuk murid SMA/sederajat dan 2.047.804 untuk murid SMK.
Kemudian pada program Tes Kemampuan Akademik, Mu'ti mengatakan, pihaknya mencatat sebanyak 3.475.896 siswa jenjang SMA/SMK sederajat untuk pertama kalinya mengikuti TKA pada awal November 2025.
Untuk program pengembangan prestasi peserta didik, Kemendikdasmen mencatat para peserta didik asal Indonesia berhasil meraih sejumlah penghargaan di 13 ajang internasional, dengan perolehan 3 medali emas, 27 medali perak, dan 29 medali perunggu.
Adapun dari program pemartabatan dan penginternasionalan bahasa dan sastra, Mu'ti menambahkan, Bahasa Indonesia berhasil menjadi bahasa resmi kesepuluh UNESCO, dan untuk pertama kalinya digunakan secara resmi dalam pidato Sidang Umum Ke-43 UNESCO.
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 18 jam yang lalu
EKBIS | 22 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







