Jelang Ramadhan, Polda Metro Jaya Kembali Gelar Operasi Pekat Jaya 2026
BeritaNasional.com - Menjelang Ramadhan, Polda Metro Jaya kembali menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 untuk memberikan jaminan rasa aman kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum DKI Jakarta saat menjalankan aktivitas sehari-hari dan juga ibadah di bulan Ramadhan.
"Tujuan utama operasi Pekat Jaya Tahun 2026 adalah menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan kegiatan sehari-hari serta ibadah di bulan suci Ramadhan dengan tertib, nyaman dan khusyuk," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri saat memimpin apel di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Jelang Ramadhan, kata Asep, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) cenderung mengalami peningkatan, terutama berupa tawuran, keributan geng motor, aktivitas premanisme serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.
Menurut Asep, kondisi tersebut dipicu oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang, provokasi melalui media sosial serta tekanan sosial ekonomi yang meningkat menjelang Ramadhan.
"Kondisi ini tidak dapat ditoleransi karena berpotensi menimbulkan korban jiwa, kerusakan fasilitas umum dan menurunnya rasa aman di tengah masyarakat," terangnya.
Oleh karena itu, Asep menyebutkan, langkah yang tegas, terukur dan terpadu sangat diperlukan guna menjaga stabilitas kamtibmas serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat menjelang dan selama Ramadhan.
"Melalui operasi ini, Polri akan melaksanakan penegakan hukum secara tegas terhadap berbagai bentuk premanisme, kekerasan jalanan dan tindak pidana lainnya," tegas Asep.
Meski demikian, dia menekankan setiap tindakan di lapangan tetap harus dilaksanakan secara profesional, proporsional, sesuai prosedur serta tetap menjunjung tinggi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
"Selain upaya penindakan, langkah preventif dan preemptif juga harus dikedepankan melalui patroli kewilayahan, deteksi dini dan pembinaan masyarakat serta pendekatan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya guna mencegah potensi gangguan dari sejak awal," jelas Asep.
Lebih dari ini, Asep pun mengingatkan seluruh personel yang terlibat dalam operasi Pekat Jaya 2026, yakni sebanyak total 675 personel, agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin, profesionalisme dan integritas.
"Pahami karakteristik wilayah tugas dan tingkatkan kewaspadaan, serta responsif terhadap setiap perkembangan situasi di lapangan," pesan Asep.
Sumber: Antara
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







