Awal Mula Jusuf Kalla Dikaitkan Kasus Ijazah Palsu Jokowi hingga Laporan ke Polisi
BeritaNasional.com - Wakil Presiden (Wapres) RI ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla atau akrab disapa JK turut terseret dalam polemik kasus dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-6 Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, JK pun sampai harus turun langsung ke Bareskrim Polri pada Rabu (8/4/2026) kemarin, untuk melaporkan langsung pihak yang menyebut keterlibatan dirinya sebagai aktor dan bohir (pemodal) dari polemik tersebut.
Bagaimana awal mula isu tersebut? Simak kronologi JK yang dikaitkan dengan polemik kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, berdasarkan rangkuman BeritaNasional.
Sejak awal April 2026, viral di berbagai platform media sosial (medsos) bahwa JK menjadi "bohir" atau penyandang dana dalam polemik ijazah palsu Jokowi muncul dari pernyataan ahli digital forensik Rismon Sianipar.
Dalam video yang beredar, orang yang diduga Rismon Sianipar menyebut adanya aliran dana sebesar Rp5 miliar, bahkan beberapa narasi menyebut hingga Rp50 miliar, yang diduga diberikan oleh JK kepada Roy Suryo cs untuk terus menggulirkan kasus ijazah palsu Jokowi ini.
Video itu tersebar ke berbagai platform medsos, termasuk salah satunya YouTube. Namun, pihak Rismon melalui kuasa hukumnya, Jahmada Girsang, mengklarifikasi bahwa video yang beredar tersebut merupakan hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Jahmada pun mengklaim bahwa Rismon tidak pernah secara langsung menuding JK.
Pada Rabu (8/4/2026) siang tadi, Jusuf Kalla secara resmi mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Rismon Sianipar dan akun YouTube atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah.
Pada kesempatan itu, tokoh asal Makassar ini menegaskan bahwa tuduhan itu tidak benar.
"Kami tegaskan bahwa itu tidak benar. Saya tidak pernah terlibat, tidak pernah mendanai, bahkan tidak mengenal yang bersangkutan," kata JK kepada wartawan.
Tak hanya itu, JK pun menyarankan kepada Jokowi untuk menunjukkan langsung ijazah aslinya agar mengakhiri polemik ini.
"Pak Jokowi yakin bahwa punya ijazah asli. Sebenarnya untuk kita stop ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli," saran JK.
Alasan JK melaporkan ini juga lantaran isu ini sudah meresahkan masyarakat dan merugikan waktu Jokowi. Padahal, ini persoalan sederhana yang bisa cepat diselesaikan jika ijazah ditunjukkan.
JK menilai, polemik ini sudah berjalan terlalu lama, karena berlangsung hampir 3 tahun dan menciptakan "kabut" yang semakin tebal jika tidak segera diakhiri dengan pembuktian fisik ijazah secara transparan.

GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 23 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







