Jokowi Tegaskan Ijazah Asli Hanya Ditunjukkan di Pengadilan
BeritaNasional.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo menegaskan hanya akan menunjukkan ijazah aslinya dalam forum pengadilan terkait polemik yang berkembang.
Pernyataan tersebut sekaligus merespons pernyataan Jusuf Kalla yang meminta agar ijazah asli segera ditunjukkan kepada publik. Namun, Jokowi menilai pengadilan merupakan forum yang tepat untuk membuktikan hal tersebut.
“Kalau diminta hakim untuk menunjukkan ijazah asli ya akan saya tunjukkan, baik SD, SMP, SMA, S1 semuanya akan saya tunjukkan,” katan Jokowi dikutip dari Antara, Sabtu (11/4/2026).
“Forumnya jelas, forum hukumnya ada di pengadilan,” imbuh dia.
Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut seharusnya diserahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang berjalan. Menurutnya, pihak yang menuduhlah yang memiliki kewajiban untuk membuktikan.
“Mestinya yang menuduh itu yang membuktikan, bukan saya disuruh menunjukkan. Nanti semua orang bisa menuduh dan suruh menunjukkan buktinya yang dituduh, terbalik-balik itu,” katanya.
Di sisi lain, Jokowi berharap kasus tersebut dapat segera diselesaikan mengingat telah berlangsung hampir satu tahun.
“Ya pengen saya seperti itu, secepat-cepatnya. Ini kan sudah hampir satu tahun. Segera P21 dan diserahkan kepada pengadilan untuk nanti kita bisa menunjukkan mana yang benar, mana yang nggak benar,” katanya.
Terkait isu yang beredar mengenai dirinya membiayai Rismon Sianipar dalam kasus dugaan ijazah palsu, Jokowi membantah tegas kabar tersebut.
“Logikanya ya logikanya, beliau-beliau ini tersangka, ya kan? Kemudian minta RJ (restorative justice) ke Polda Metro Jaya, ke penyidik, karena kewenangan ada di sana. Tetapi harus memohon maaf kepada yang dituduh, kepada saya. Saya maafkan. Masa yang dituduh malah memberi duit? Logikanya gimana sih, kok yang tersangka beliau-beliau ke sini kita maafkan kok saya masih memberi duit itu gimana logikanya?,” katanya.
Sumber: Antara
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







