Anggota KKB yang Sempat Serang TNI di 2024 Tewas, Melawan saat Hendak Ditangkap
BeritaNasional.com - Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial OE alias ME meninggal dunia setelah dilumpuhkan Satgas Operasi Damai Cartenz sesaat ditangkap di wilayah Wuyuki, Puncak Jaya, Papua pada Senin (20/4/2026).
OE merupakan buronan yang sempat terlibat kasus penembakan terhadap Sertu Anumerta Ismunandar, pada 17 Maret 2024 di Kampung Kulirik, Distrik Muara. Dia pun sedianya telah ditangkap, namun memberikan perlawan kepada petugas.
“Saat akan diamankan, yang bersangkutan berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (22/4/2026)
Adapun OE terkena tembakan dari petugas di bagian ketiak sebelah kanan hingga menembus bagian badan belakang kanan. Saat itu, petugas segera mengevakuasi OE ke RSUD Mulia untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun demikian, setelah mendapatkan penanganan medis awal yang bersangkutan tidak berhasil diselamatkan. Hingga tim medis menyatakan OE telah meninggal dunia pada pukul 17.30 WIT pada hari penangkapan.
“Pelaku berhasil dilumpuhkan dan sempat mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan,” jelasnya.
Yusuf menjelaskan OE sejatinya sudah pernah ditangkap pada 27 November 2024. Namu OE berhasil melarikan diri saat situasi di lapangan sedang fokus pada penanganan konflik perang suku di wilayah Puncak Jaya.
“Memang yang bersangkutan sebelumnya pernah diamankan, namun berhasil melarikan diri saat situasi penanganan konflik berlangsung. Ke depan, kami terus memperkuat pengamanan dan prosedur agar kejadian serupa tidak terulang,” tuturnya.
Secara terpisah, Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani menyatakan penindakan terhadap OE merupakan bentuk komitmen aparat dalam menindak tegas pelaku kejahatan bersenjata.
“Setiap pelaku tindak kekerasan akan kami proses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,” tuturnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak benar, serta turut berperan aktif dalam memberikan informasi kepada aparat.
“Saat ini, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 bersama jajaran kewilayahan terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lainnya, sekaligus memastikan situasi keamanan di wilayah Puncak Jaya tetap kondusif,” katanya.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 18 jam yang lalu
EKBIS | 17 jam yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







