Pemerintah Jaga Ketahanan APBN, Ini Strateginya

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Kamis, 23 April 2026 | 19:28 WIB
Wamenkeu Juda Agung setelah dilantik. (Foto/BPMI)
Wamenkeu Juda Agung setelah dilantik. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com -  ​Tekanan dan ketidakpastian global membuat banyak negara harus mengamankan ketahanan ekonominya. Apalagi saat ini kondisi tersebut terus meningkat. 

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung memaparkan sejumlah strategi pemerintah untuk menjaga ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Strategi pertama yang ditempuh yakni meningkatkan efisiensi belanja, khususnya pada program-program prioritas.

“Kami meningkatkan efisiensi belanja dan kualitas implementasi program-program unggulan, termasuk program makan bergizi gratis (MBG),” katanya. 

Juda yang berbicara pada acara Fitch Ratings Annual Indonesia Conference di Jakarta, Kamis (23/4/2026) menyatakan pemerintah juga menjalankan kebijakan kontra-siklikal. Hal ini untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan.

“Pada saat yang sama, kami melindungi daya beli masyarakat dengan mempertahankan harga energi bersubsidi bagi kelompok rentan,” terangnya. 

Strategi kedua dilakukan melalui penguatan pembiayaan inovatif. Pemerintah mengoptimalkan pengelolaan portofolio pembiayaan hingga memperdalam pasar keuangan domestik.

Pemerintah juga menjaga ketersediaan bantalan fiskal (fiscal buffer), meningkatkan efisiensi pengelolaan kas, serta memperkuat basis dan hubungan dengan investor.

Kemudian, strategi ketiga difokuskan pada peningkatan penerimaan negara, terutama dari sektor perpajakan. (Antara)sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: