101 Orang Diamankan Saat May Day di DPR, Dipulangkan Usai Dimintai Keterangan

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:10 WIB
Presiden Prabowo hadiri peringatan Hari Buruh Internasional. (BeritaNasional/Elvis/HO Biro Pers Istana/Laily Rachev)
Presiden Prabowo hadiri peringatan Hari Buruh Internasional. (BeritaNasional/Elvis/HO Biro Pers Istana/Laily Rachev)

BeritaNasional.com - Polda Metro Jaya memastikan 101 orang yang diamankan terkait dugaan penyusupan dalam aksi Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, akan dipulangkan setelah proses pemeriksaan selesai.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengatakan seluruh pihak yang diamankan masih dimintai keterangan terkait dugaan rencana kericuhan dalam aksi tersebut.

“Sejumlah 101 orang sedang memberikan informasi kepada kami, dan kami sampaikan setelah selesai penyampaian informasi tersebut mereka akan segera kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Iman dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5/2026) malam.

Ia menegaskan, pemulangan dilakukan setelah penyidik memperoleh seluruh keterangan yang dibutuhkan.

“Kami ulangi, setelah mereka selesai menyampaikan informasi kepada kami terkait dengan hal-hal penting yang kami butuhkan, insyaallah mereka akan segera kembali ke rumahnya masing-masing,” ujarnya.

Iman juga meminta keluarga para terduga untuk aktif berkoordinasi dengan kepolisian guna mencegah kesalahpahaman informasi di lapangan.

“Kami berharap para orang tua dan keluarga dapat segera berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya maupun kantor-kantor kepolisian terdekat. Hal ini kami maksudkan adalah untuk menghindari disinformasi maupun misinformasi,” tuturnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan 101 orang yang diduga terlibat rencana penyusupan dan provokasi dalam aksi May Day di DPR/MPR.

Dari hasil pengamanan, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga akan digunakan dalam aksi, termasuk botol berisi cairan yang mengarah pada bahan bom molotov, senjata tajam, ketapel dengan peluru, serta paku beton.

Selain itu, penyidik juga mengamankan dokumen yang memuat dugaan skenario kericuhan, termasuk upaya mengadu domba antar massa buruh dengan cara menyusup ke dalam aksi demonstrasi.

Iman mengungkapkan, mayoritas orang yang diamankan berusia sekitar 25 hingga 30 tahun dan berasal dari luar wilayah Jakarta. Polisi juga menyita sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan rencana aksi tersebut, sementara sumber pendanaannya masih dalam pendalaman.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: