Bedah Rumah untuk Orangtua Siswa Sekolah Rakyat Sudah Dimulai

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Beritanasional/Panji)
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Beritanasional/Panji)

BeritaNasional.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau Bedah Rumah bagi orangtua siswa Sekolah Rakyat (SR) sudah dimulai.

"Program bedah rumah bagi orangtua siswa SR sudah dimulai tahun ini," kata Maruarar atau disapa Ara.

Ia mengatakan, sebenarnya program bedah rumah itu merupakan usul dari Mensos."Awalnya itu merupakan usulan dari Mensos."

Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP Fitrah Nur mengatakan, verifikasi program Bedah Rumah untuk orang tua siswa Sekolah Rakyat sebagian sudah dimulai.

"Saat ini memang sebagian sudah mulai," kata Fitrah.

Ara sendiri mengatakan, dukungan penuh terhadap target renovasi 10.000 rumah pada tahun 2026 melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Kami sudah putuskan mengalokasikan program BSPS sesuai jumlah yang Kementerian Sosial minta, sebanyak 10.000 unit," ujar Ara.

Ia mengatakan, pemerintah menilai penyediaan hunian layak menjadi bagian penting guna mendukung keberhasilan pendidikan. Selain itu juga penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, Program Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau masyarakat miskin dan rentan di berbagai wilayah Indonesia. Ini dilakukan agar anak-anak dari masyarakat kurang mampu bisa ikut menikmati pendidikan.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: