Tembok SDN Tebet Barat 08 Roboh, Siswa Terpaksa Belajar Daring

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 05 Mei 2026 | 15:46 WIB
Tembok SDN Tebet Barat 08 roboh. Siswa terpaksa belajar daring. (BeritaNasional/Oke Atmaja)
Tembok SDN Tebet Barat 08 roboh. Siswa terpaksa belajar daring. (BeritaNasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Kegiatan belajar-mengajar di SDN Tebet Barat 08 Pagi, Jakarta Selatan, dialihkan sepenuhnya menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring mulai Selasa (5/5/2026). 

Keputusan ini diambil menyusul insiden robohnya tembok sekolah pada Senin (4/5/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Kepala Sekolah SDN Tebet Barat 08 Pagi Daryono menegaskan langkah ini diambil demi menjamin keselamatan para siswa. 

Meski bangunan fisik terdampak, ia memastikan proses edukasi tetap berjalan.

"Hari ini Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena memang untuk keamanan itu kan harus diutamakan. Jadi anak-anak hari ini tetap dilaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), tapi PJJ," kata Daryono yang dikutip dari Antara pada Selasa (5/5/2026).

Berdasarkan asesmen dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan, robohnya tembok tersebut dipicu oleh faktor usia material bangunan yang sudah ada sejak tahun 2015. 

Kondisi tembok yang sudah tua dan lapuk semakin diperparah dengan rusaknya turap di bagian bawah yang terkikis aliran air deras.

Akibatnya, tembok tidak mampu menahan tekanan dan ambruk, yang juga menyeret lima petak bangunan kantin sekolah.

"Instruksi dari pimpinan juga supaya atap-atap itu harus dalam keadaan diturunkan, sebab ini takutnya kan berbahaya juga buat anak-anak. Jadi kalau sudah rapi, sudah aman untuk anak, Insya Allah segera masuk," tambah Daryono.

Hingga saat ini, petugas gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Upaya pembersihan meliputi pengangkutan puing-puing menggunakan alat berat serta pemasangan terpal dan karung untuk menyangga area yang rawan. 

Selain itu, petugas melakukan penopingan pohon di sekitar lokasi guna mencegah potensi pohon tumbang.

Pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk perbaikan turap secara permanen. Daryono berharap proses perbaikan bisa berjalan cepat agar siswa bisa kembali belajar di sekolah dengan normal.

"Target selesainya segera ya, karena memang ini untuk keamanan dan kenyamanan anak-anak," ucapnya.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: