Mesir dan Qatar Desak AS-Iran Bersikap Arif dan Bertanggung Jawab

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:42 WIB
Iran kecam AS buntut ancaman Trump untuk turun tangan atas tewasnya demonstran. (BeritaNasional/Gemini AI-Kiswondari)
Iran kecam AS buntut ancaman Trump untuk turun tangan atas tewasnya demonstran. (BeritaNasional/Gemini AI-Kiswondari)

BeritaNasional.com - Mesir dan Qatar mendesak agar Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mengambil sikap yang mencerminkan tanggung jawab dan kearifan. Desakan ini disampaikan Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dan Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Jassim Al-Thani pada Sabtu (9/5/2026) via sambungan telepon. 

Dalam percakapan tersebut yang disampaikan Kementerian Luar Negeri Mesir, kedua diplomat tinggi tersebut menyerukan agar penyelesaian perselisihan sepenuhnya mengandalkan jalur diplomasi, seraya menekankan pentingnya mendukung proses negosiasi antara kedua belah pihak.

Kedua pejabat itu juga meninjau perkembangan jalur perundingan antara Washington dan Teheran, serta menekankan bahwa keberlanjutan keamanan dan stabilitas regional pada dasarnya bergantung pada pengutamaan solusi politik dengan cara yang menjaga sumber daya dari masyarakat di kawasan tersebut.

Sebagai informasi, perang ini bermula dari serangan Israel dan AS ke wilayah Iran sejak 28 Februari 2026. Gencatan senjata tercapai antara kedua belah pihak pada 8 April, yang kemudian diikuti oleh putaran perundingan damai yang panjang di Pakistan, namun gagal menghasilkan sebuah kesepakatan.

Meski berbagai pihak telah melakukan upaya diplomatik, bentrokan kembali pecah baru-baru ini di dalam dan sekitar Selat Hormuz, yang melibatkan serangan AS terhadap kapal-kapal dan wilayah pesisir Iran, serta serangan rudal dan drone Iran yang menyasar kapal perusak milik AS.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: