BPA Kejagung Raup Rp900 Miliar dari Lelang Minyak Mentah Hasil Kejahatan

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 18 Mei 2026 | 22:01 WIB
Kepala BPA Kejagung Kuntadi. (BeritaNasional/Bachtiar)
Kepala BPA Kejagung Kuntadi. (BeritaNasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com -  Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah menggelar lelang terhadap beberapa aset hasil tindak pidana. Di mana, nilai lelang paling tinggi jatuh pada crude oil dalam kasus tindak pidana pencemaran lingkungan. 

Kepala BPA Kejaksaan Agung, Kuntadi, menyatakan crude oil tersebut dibuka dengan harga Rp800 miliar hingga akhirnya lalu dengan harga Rp900 miliar setelah dilakukan proses lelang.

"Kita tahu ada crude oil yang di awal pra-event sudah kita jual itu harga limitnya di 800 miliar sekian dan sudah laku di angka 900 miliar sekian. Ada peningkatan," kata Kuntadi di Gedung BPA Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Lelang itu menjadi yang terbesar selama periode BPA Fair. Namun untuk kapal tangker MT Arman 114 dengan muatan light crude oil atau minyak mentah ringan sampai saat ini masih belum laku terjual.

Kendati demikian, BPA Fair telah secara resmi membuka mulai hari ini sampai 21 Mei 2026. Selama periode ini, ditargetkan sebanyak 75 persen dari total 308 aset diharapkan laku dilelang.

"75% dari 308 item yang kita jual, itu ya. Harganya berapa? Ya kita harap setinggi-tingginya. Yang jelas sampai saat ini uang jaminan yang sudah masuk di kami yang pasti mereka akan ikut bidding itu sudah Rp12 miliar sekian, ada 100 orang yang sudah mengajukan pemasukan jaminan," ungkap Kuntadi.

Adapun selama masa pra event BPA Fair lalu, kendaraan motor gede (moge) Harley Davidson paling banyak diminati. Di mana moge-moge ini mayoritas merupakan hasil sitaan dari terpidana kasus penipuan Indra Kenz.

"Penegakan hukum saat ini konsepnya sudah bukan hanya memidanakan orang, tapi lebih dari itu memulihkan kerugian para korban. Siapa korban? Tergantung perkaranya. Bisa negara dalam hal korupsi dan sebagainya, bisa juga masyarakat umum. Tadi ada Harley Davidson itu korban penipuan," ucap dia. 

Menurutnya proses lelang seperti yang digelar BPA Fair lebih efektif untuk memaksimalkan upaya pemulihan akibat kerugian tindak pidana. Selain lebih terbuka, nilai dari lelang ini pun relatif bisa lebih tinggi yang bermanfaat untuk pemulihan baik negara atau korban.

"Salah satu contoh penjualan tanah di daerah Kabupaten Tangerang yang limit harga yang ditawarkan 6 miliar sekian, laku di angka 32 miliar. 300% dari harga yang ditawarkan," ujar Kuntadi.

Perlu diketahui, setiap masyarakat yang ingin mengikuti lelang tersebut wajib lebih dahulu membuat akun melalui situs bpafair.com. Setelah itu, masyarakat dapat memilih barang yang akan diikuti lelang dengan menyimpan uang jaminan. 

Demi mendukung kelancaran event ini, BPA Kejagung juga telah menyiapkan petugas yang siap membantu masyarakat yang ingin mendaftar lelang ini melalui stand tersedia di BPA Fair.

“Sudah ada 100 sekian ribu masyarakat mengakses web kami. Sudah ada 100 orang yang mendaftar akun untuk mengikuti lelang,” ucapnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: