Waspada! WHO Sebut Penyakit Menular Semakin Sering Terjadi, Timbulkan Dampak Besar

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Selasa, 19 Mei 2026 | 20:30 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO (Foto/Devex)
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO (Foto/Devex)

BeritaNasional.com -  Wabah penyakit menular di seluruh dunia disebut semakin sering terjadi dan menimbulkan dampak lebih besar. Pernyataan ini disampaikan Dewan Pemantauan Kesiapsiagaan Global (GPMB) yang dibentuk organisasi kesehatan dunia WHO dan Bank Dunia.

Melansir Antara, Selasa (19/5/2026) dalam laporan terbaru ketahanan menghadapi pandemi yang dirilis GPMB pada Senin (18/5/2026) menunjukan dunia belum menjadi lebih aman dari ancaman pandemi.

"Seiring meningkatnya frekuensi wabah penyakit menular, dampaknya juga semakin luas — meliputi kesehatan, ekonomi, politik, dan sosial — serta kapasitas pemulihan yang semakin terbatas"

Dewan yang dibentuk menyusul wabah Ebola di Afrika Barat 2013-2016, memperingatkan investasi selama satu dekade tidak mampu mengimbangi meningkatnya risiko pandemi.

"Setelah lonjakan pendanaan respons COVID-19, bantuan pembangunan untuk kesehatan kembali ke level 2009 dan menurun sebagai bagian dari keseluruhan bantuan pembangunan," kata laporan tersebut.

Dewan yang masa tugasnya berakhir pada 2026 itu menyerukan pembentukan mekanisme pemantauan independen permanen untuk menilai risiko pandemi.

Laporan itu juga menekankan pentingnya akses yang adil terhadap vaksin, tes, dan pengobatan yang menyelamatkan jiwa melalui kesepakatan pandemi global.

Pada Minggu, WHO menyatakan status darurat kesehatan publik, meski belum dikategorikan sebagai pandemi, setelah lebih dari 250 kasus suspek dan 80 orang meninggal diduga terkait wabah Ebola di Kongo.

Wabah itu disebabkan virus Ebola galur Bundibugyo, yang berbeda dari galur Zaire pemicu wabah di Afrika Barat 10 tahun silam. (Antara)sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: