Kabareskrim Polri Pastikan Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Narkoba

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 19 Mei 2026 | 20:07 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono. (Foto/Humas Polri)
Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono. (Foto/Humas Polri)

BeritaNasional.com - Bareskrim Polri menunjukkan komitmennya dalam memberantas narkoba tanpa pandang bulu. 

Hal itu terlihat dari sejumlah oknum kepolisian yang ditindak tegas karena diduga terlibat sindikat narkoba.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono menegaskan komitmen untuk tidak ragu menindak kasus pidana narkoba sebagaimana arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Perintah Kapolri sangat jelas dan tegas, jika ada anggota yang berani bermain-main dengan narkoba akan ditindak tegas," ujar Syahar dalam keterangan tertulis pada Selasa (19/5/2026).

Sementara itu, Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan penindakan terhadap sejumlah oknum polisi yang terlibat narkoba adalah bukti keseriusan Polri dalam penegakan hukum tanpa pandang bulu. 

"Tidak ada yang kebal hukum, semua sama di hadapan hukum," tegasnya.

Selain itu, Eko mencontohkan beberapa tindakan tegas seperti anggota polisi di Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Samarinda yang telah dipecat seiring dengan tindak pidana yang terus berjalan.

"Sanksinya sudah jelas, yang terbukti terlibat narkoba akan di-PTDH," ujarnya.

Lebih lanjut, Eko memastikan penyidikan kasus para polisi terlibat sindikat narkoba berjalan profesional dan transparan. Termasuk para oknum yang terlibat kini telah ditahan dan mendapatkan perlakuan sama dengan para tahanan lain.

"Saya pastikan prosesnya transparan. Kami terapkan sanksi ganda. Setelah PTDH, mereka harus menghadapi peradilan umum sebagai warga sipil biasa. Tidak ada fasilitas khusus, justru status mereka sebagai mantan aparat akan menjadi faktor pemberat di pengadilan," tegasnya.

Lebih lanjut, Eko menyampaikan langkah tegas ini merupakan wujud kehadiran Polri sebagai penegak hukum. Upaya ini juga dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi.

"Pembersihan internal ini adalah modal utama kami untuk mendapatkan kembali kepercayaan penuh dari masyarakat. Kami ingin memastikan personel yang turun ke lapangan melakukan penangkapan adalah mereka yang benar-benar bersih dan berintegritas," tandasnya.

Dalam kasus ini, Mantan Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Jonathan Sasiang, Bripka Dedy Wiratama, dan Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara, AKP Yohanes Bonar Adiguna telah ditindak dengan kasus berbeda-beda.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: