BPA Lelang Tas Mewah, Perhiasan, hingga Mobil Milik Harvey Moeis

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 21 Mei 2026 | 09:44 WIB
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna. (BeritaNasional/Bachtiarudin Alam)
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna. (BeritaNasional/Bachtiarudin Alam)

BeritaNasional.com - Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai melelang sejumlah barang rampasan hasil penyitaan terpidana Harvey Moeis dalam kegiatan hari ketiga “BPA Fair” sejak Rabu (20/5/2026).

Adapun Harvey merupakan suami artis Sandra Dewi yang terjerat kasus korupsi tata kelola komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk, dengan hukuman 20 tahun penjara serta kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp210 miliar.

“Barang-barang Harvey Moeis yang dilelang sementara baru perhiasan, mobil, ada beberapa mobil,” kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna saat ditanya awak media, Kamis (21/5/2026).

Sementara itu, sejumlah barang yang telah laku dilelang di antaranya tas mewah dari beberapa merek ternama seperti Hermes, Louis Vuitton, Chanel, dan Dior, yang dilelang secara satuan maupun dalam satu paket.

Untuk hari ini, lelang kembali dibuka untuk aset perhiasan. Sementara itu, kendaraan mewah Harvey Moeis dan apartemen baru akan dilelang pada bulan depan.

“Ke depan, sebulan ke depan mungkin baru lebih banyak lagi untuk dilelang,” ucapnya.

Anang juga memastikan aset yang dilelang telah melalui proses hukum hingga berkekuatan hukum tetap (inkracht). Pernyataan ini menjawab pertanyaan terkait aset istri Harvey, Sandra Dewi, yang sempat menggugat penyitaan asetnya.

“Yang terkait dalam perkara tindak pidana saja. Kalau memang hak miliknya dia (Sandra Dewi) secara sah ya tidak disita. Begitu ya,” tuturnya.

Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI menggelar lelang hasil rampasan tindak pidana atau BPA Fair yang berlangsung pada 18–21 Mei 2026. Tercatat ada 308 aset rampasan dalam 245 lot yang dilelang.

Seluruh aset tersebut terdiri dari mobil mewah, tas mewah, perhiasan, emas, hingga barang koleksi seperti lukisan dan patung.

Sejumlah barang telah terjual, dan hingga pertengahan Mei 2026, sekitar sepertiga target Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) atau Rp3 triliun disebut telah diperoleh dari lelang ini.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: