Istana soal Lawatan Prabowo: Kita Harus Panen Hubungan Baik dengan Negara Lain
BeritaNasional.com - Sekretaris Teddy Indra Wijaya buka suara soal kritik dari mantan Wakil Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait Presiden Prabowo Subianto yang menjadi kepala negara paling banyak melakukan kunjungan ke luar negeri.
Teddy mengatakan, Prabowo kerap berpergian ke luar negeri karena menjabat ketika situasi dunia sedang bergejolak.
"Masalah protokoler dan frekuensi ke luar negeri dalam 1,5 tahun terakhir. Jadi Presiden Prabowo itu adalah Presiden baru yang mulai menjabat saat dunia sedang krisis," kata Teddy dalam akun Instagram resminya @sekretariat.kabinet, dilihat Selasa (2/6/2026).
"Sebelumnya ada konflik di Ukraina, ada di Venezuela, kemudian sekarang ada di Iran dan Timur Tengah itu terlibat Saudi, Qatar, Bahrain, UAE, dan lain sebagainya ya," tambah Teddy.
Menurut Teddy, setiap pemimpin negara harus membangun hubungan yang dekat antar-pemimpin dunia agar bisa memanen hal baik di kemudian hari.
"Dan kita tidak bisa hanya mengandalkan saat krisis baru kita minta bantuan. Tidak. Kita harus panen hubungan yang baik lalu bila suatu saat ada kondisi mendesak kita bisa minta bantuan dan begitupun sebaliknya. Oke?" ujar Teddy.
Teddy menilai, panen hubungan ini tak dapat diperoleh bila pemimpin negaranya tak memiliki hubungan dekat dengan negara-negara lain.
Oleh karenanya, dia membantah tudingan bahwa kegiatan Prabowo ke luar negeri hanyalah bersifat seremonial.
"Untuk itu perlu kedekatan pribadi, kedekatan emosional antar pemimpin baik secara langsung diliput media ataupun tertutup. Nah, itulah diplomasi. Jadi salah besar kalau dibilang hanya gagah-gagahan, seremonial," tandasnya

GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 23 jam yang lalu
POLITIK | 23 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






