Polri Tangani 3 Kasus Korupsi, Istana: Kita Hormati Proses Hukum

Oleh: Lydia Fransisca
Jumat, 10 Juli 2026 | 12:06 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi. (BeritaNasional/Istimewa)
Mensesneg Prasetyo Hadi. (BeritaNasional/Istimewa)

BeritaNasional.com -  Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi di Tanah Air.

Hal ini disampaikan Pras di tengah upaya Polri mengusut tiga kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) kelas kakap, salah satunya tentang pengadaan batu bara PLN. 

Pras menyampaikan bahwa pemerintah menghormati seluruh proses hukum yang dilakukan aparat penegak hukum, termasuk kepolisian.

"Kita semua menghormati setiap proses hukum yang sedang dilaksanakan oleh Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Kepolisian," kata Pras dalam keterangan resminya, Jumat (10/7/2026).

Ia mengingatkan seluruh pihak untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.

"Kita juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sehingga terhindar dari spekulasi maupun penilaian yang tidak produktif," ucapnya.

Ia juga menekankan komitmen Prabowo dalam pemberantasan korupsi telah disampaikan sejak awal masa pemerintahannya.

"Sejak awal, Bapak Presiden memiliki komitmen yang sangat kuat dalam pemberantasan korupsi," terangnya. 

Menurut dia, presiden juga berulang kali mengingatkan seluruh aparatur negara agar segera melakukan pembenahan sebelum dilakukan tindakan penegakan hukum.

"Beliau berulang kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan, khususnya para aparatur negara, agar segera berbenah dan membersihkan diri sebelum tindakan penegakan hukum atau pembersihan itu dilakukan"

Oleh karenanya Prabowo memandang korupsi sebagai salah satu persoalan besar yang harus diselesaikan sehingga pemerintah akan terus memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memperkuat integritas aparatur.

"Bapak Presiden, sebagai Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan, terus menegaskan bahwa korupsi merupakan salah satu pekerjaan rumah terbesar bangsa ini," tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat unguk menjaga kondusivitas dan persatuan agar proses penegakan hukum dapat berjalan dengan baik.

"Yang tidak kalah penting adalah menjaga kondusivitas, stabilitas, dan persatuan sebagai sesama anak bangsa," tandasnya.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: