Kemhan Buka Suara soal Insiden Bus Dinas Diduga Tabrak Lari Ojol di Jakpus
BeritaNasional.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) akhirnya memberikan respons terkait video viral yang melibatkan armada busnya.
Bus tersebut diduga menjadi pelaku tabrak lari terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan putaran Halte Monas, Jakarta Pusat.
Peristiwa kecelakaan itu sendiri dilaporkan terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 15.50 WIB. Insiden ini menjadi sorotan publik setelah rekaman videonya diunggah oleh akun Instagram Jabar People.
Dalam video tersebut, korban yang berada di lokasi kejadian menceritakan kronologi yang dialaminya. Korban mengaku sempat mendapat respons kurang baik, bahkan pihak di dalam kendaraan dinas tersebut disebut sempat marah ketimbang berhenti untuk menyelesaikan masalah.
Merespons kabar di jagat maya itu, Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait memastikan permasalahan tersebut kini sudah klir.
‘’Kemhan telah memonitor informasi tersebut. Berdasarkan laporan yang kami terima, peristiwa tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh anggota yang bersangkutan dengan pengemudi ojek online,’’ kata Rico dalam keterangan persnya di Jakarta yang dikutip pada Sabtu (25/7/2026).
Rico menambahkan, setelah dilakukan mediasi, tidak ada lagi ketegangan di antara kedua pihak.
‘’Kedua belah pihak telah berkomunikasi dengan baik dan mencapai penyelesaian secara musyawarah,’’ sambungnya.
Kendati kasus ini berakhir damai secara musyawarah, Kemhan menegaskan komitmennya untuk terus mengevaluasi dan memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya saat berkendara di jalan raya.
‘’Kementerian Pertahanan tetap mengingatkan seluruh personel untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta bertanggung jawab apabila terjadi insiden di jalan,’’ tegas Rico.
Lebih lanjut, Brigjen TNI Rico juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing oleh narasi-narasi liar yang beredar di platform digital, mengingat duduk perkara yang sebenarnya telah diselesaikan langsung oleh kedua pihak.
‘’Berdasarkan laporan yang kami terima, penyelesaian telah dilakukan secara langsung antara pihak yang bersangkutan dan pengemudi ojek online secara kekeluargaan. Kami tidak ingin berspekulasi mengenai narasi yang berkembang di media sosial di luar fakta yang telah kami peroleh,’’ tandasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu







