Kehadiran Kapolri Dalam Komisi Reformasi Jadi Jembatan Tim Transformasi Polri
BeritaNasional.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan berperan sebagai jembatan antara tim reformasi yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto dengan internal Polri. Karena, dia hadir dalam dua tim Komisi Percepatan Reformasi Polri dan Tim Transformasi Reformasi Polri.
"Ya, salah satunya gitu manfaatnya. Maka, tentu bukan hanya Pak Kapolri sebagai anggota tim resmi,” kata Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie kepada wartawan dikutip Selasa (11/11/2025).
Di sisi lain, Jimly juga menyampaikan dari hasil rapat yang dilakukan kemarin, nantinya setiap rapat Komisi Reformasi Polri akan selalu mengundang Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri, Komjen Chryshnanda Dwilaksana sebagai bentuk sinergitas.
“Kami juga tadi sudah mendengarkan dari laporan perkembangan yang ada selama ini di intern dan termasuk tadi kami sudah putuskan, ketua tim reformasi internal itu kita selalu undang kalau ada rapat Kamisan," kata Jimly.
Sebab, Jimly memandang bahwa sinergi sangat diperlukan agar komisi dapat melihat secara menyeluruh apa yang harus diperbaiki dari internal Korps Bhayangkara.
"Sehingga kita tidak melihat Polri itu hanya dari luar, ya kan. Kadang-kadang orang dari luar melihatnya A, padahal sebetulnya B. Nah, makanya komisi ini akan bekerja sinergi, ya, dengan komisi, komite yang sudah ada di internal," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan selalu terbuka terhadap kritik dan evaluasi untuk menjadikan institusi ini sebagaimana diharapkan masyarakat luas.
“Pada prinsipnya, Polri tentunya selalu terbuka untuk menerima perbaikan, menerima evaluasi, karena kita juga tentunya ingin terus mewujudkan performa Polri. Sehingga Polri ini betul-betul bisa menjadi institusi yang mewujudkan apa yang bisa diharapkan oleh masyarakat,” kata Sigit.
Lebih dalam, Sigit mengungkapkan, dalam kesempatan rapat perdana ini, jajaran Polri bakal dengan cepat merespons seluruh arahan maupun masukan dari Komisi Percepatan Reformasi.
“Kami di sini sebagai upaya untuk supaya bisa merespons cepat dan segera mengimplementasikan terkait dengan rekomendasi-rekomendasi yang nanti akan diberikan oleh Ketua Tim Reformasi kepada Bapak Presiden dan selanjutnya tentu harus kita tindaklanjuti,” ujar Sigit.
Adapun rapat perdana Komisi Percepatan Reformasi Polri Bentukan Presiden Prabowo Subianto telah melahirkan beberapa kesepakatan. Seperti akan menambah anggota perempuan dan hasil kesimpulan bakal diserahkan kepada presiden dan internal Polri tiga bulan ke depan.
PERISTIWA | 13 jam yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu





