Zelenskyy Bahas Gagasan Baru dengan AS soal Format Perdamaian Rusia-Ukraina

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 26 Desember 2025 | 13:29 WIB
Zelenskyy bahas gagasan baru dengan AS soal format perdamaian Rusia-Ukraina. (Foto/Instagram Zelenskyy Official)
Zelenskyy bahas gagasan baru dengan AS soal format perdamaian Rusia-Ukraina. (Foto/Instagram Zelenskyy Official)

BeritaNasional.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim bahwa sejumlah gagasan baru terkait waktu dan format untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina telah dibahas dalam pertemuan selama satu jam dengan utusan Amerika Serikat (AS) Steve Witkoff dan menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner. Menurutnya, beberapa dokumen terkait proses perdamaian sudah disiapkan dan mendekati tahap penyelesaian, seiring Kiev dan Washington meningkatkan upaya diplomatik.

“Kami memiliki beberapa gagasan baru dalam hal format, pertemuan, dan tentu saja waktu untuk membawa perdamaian yang nyata semakin dekat,” kata Zelenskyy dalam pidato pada Kamis (25/12/2025) malam.

Ia menambahkan, negosiator utama Ukraina, Rustem Umerov, akan melanjutkan pembahasan rinci dengan tim Amerika.

“Kami benar-benar bekerja 24 jam sehari, tujuh hari seminggu untuk mendekatkan akhir dari perang brutal Rusia terhadap Ukraina dan memastikan semua dokumen serta langkah-langkah yang diambil bersifat realistis, efektif, dan dapat diandalkan,” ujarnya.

Zelenskyy pun menekankan, meskipun masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan terkait “isu-isu sensitif”, kedua pihak sama-sama memahami cara mengimplementasikan langkah-langkah yang telah dibahas.

“Kami membahas sejumlah detail substansial dari pekerjaan yang sedang berlangsung. Ada gagasan-gagasan baik yang dapat mengarah pada hasil bersama dan perdamaian yang berkelanjutan. Keamanan nyata, pemulihan nyata, dan perdamaian nyata adalah kebutuhan kita semua, Ukraina, Amerika Serikat, Eropa, dan setiap mitra yang membantu kami,” tambahnya.

Selain itu, ia pun berdiskusi dengan Perdana Menteri (PM) Norwegia Jonas Gahr Store untuk mengoordinasikan dukungan Eropa. Dan akan memberi pengarahan kepada para pemimpin Eropa lainnya agar para mitra bergerak dengan kecepatan yang sama menuju tujuan bersama.

Zelenskyy juga menyampaikan terima kasih atas kata-kata baik dan ucapan Natal yang disampaikan dalam pertemuan dengan delegasi AS.

Sebuah rencana 28 poin untuk mengakhiri perang Ukraina pertama kali diajukan oleh Trump. Sejak saat itu, berbagai upaya dilakukan untuk menyempurnakan proposal tersebut agar dapat diterima oleh seluruh pemangku kepentingan.

Zelenskyy menambahkan, beberapa pekan ke depan diperkirakan akan berlangsung intensif, seiring tekanan diplomatik terhadap Rusia terus ditingkatkan untuk menunjukkan bahwa memperpanjang perang akan membawa konsekuensi serius.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: