WNI Anak Terlibat ISIS di Yordania, Menlu Pastikan Pendampingan Hukum
BeritaNasional.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan pendampingan terhadap WNI anak yang terlibat dengan ISIS di Yordania, bahkan Indonesia sudah diberi izin untuk mengunjungi WNI anak tersebut di Juvenile Detention. WNI anak ini telah menjadi tahanan Yordania sejak 19 Mei 2025.
"Dari awal kita sudah memberikan pendampingan sebenarnya. Kemudian, terakhir juga kita sudah diberi izin untuk mengunjungi yang bersangkutan di Juvenile Detention," kata Menlu kepada wartawan di Kantor Kemenlu, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Sugiono juga menegaskan bahwa Indonesia akan terus melakukan upaya pendampingan dan perlindungan. Terlebih, WNI itu masih di bawah umur.
"Kita juga tetap akan melakukan upaya-upaya pendampingan dan perlindungan, karena yang bersangkutan juga masih di bawah umur. Tapi juga kita akan menilai kasus ini secara lebih komprehensif," tandas Sugiono.
Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Pelindungan WNI Kemenlu RI Heni Hamidah sebelumnya menyampaikan bahwa seorang WNI anak, yang diidentifikasi dengan inisial KL, berada di dalam tahanan otoritas Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS, dan KBRI Amman mendapat informasi penangkapan tersebut di hari yang sama.
"Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS," ujar Heni dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Anak tersebut telah mengikuti sebanyak lima kali persidangan di pengadilan anak di Amman, dan sidang keenam akan dilanjutkan pada 13 Januari. Pemerintah Indonesia dan KBRI Amman telah memastikan proses hukum dilaksanakan dengan mengutamakan prinsip-prinsip pelindungan anak, terkhusus untuk memastikan akses pendampingan hukum dan perlakuan sesuai status WNI tersebut sebagai anak.
Selain itu, kata dia, Kemenlu RI pun telah berkomunikasi dengan Kemenlu Yordania serta Kedutaan Besar Yordania di Jakarta terkait kasus tersebut. NWNI anak tersebut juga terkonfirmasi dalam keadaan baik dan sehat.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 23 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







