Sosialisasi 4 Pilar di Banyumas, Novita: Persatuan Kunci Wujudkan Asta Cita

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 12 Februari 2026 | 12:53 WIB
Anggota MPR RI, Novita Wijayanti menggelar kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. (Foto/istimewa)
Anggota MPR RI, Novita Wijayanti menggelar kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Anggota MPR RI, Novita Wijayanti menggelar kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di daerah pemilihan Jawa Tengah VIII yang meliputi Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (4/2/2026) lalu, di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas.

Sosialisasi ini bertujuan menanamkan pemahaman tentang pentingnya 4 Pilar Kebangsaan sebagai landasan dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam kesempatan itu, Novita menekankan bahwa kemajuan bangsa tidak dapat dicapai tanpa sinergi seluruh elemen negara.

“Untuk mewujudkan bangsa yang maju dan rakyat yang sejahtera, dibutuhkan persatuan dan kesatuan dari seluruh lembaga dan unsur yang ada di negara ini. Dibutuhkan kerja sama dalam segala bidang,” ujar Novita di hadapan para peserta dalam keteranganya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah memiliki visi dan misi besar untuk membawa Indonesia menuju kemajuan, namun realisasinya memerlukan dukungan seluruh lapisan masyarakat.

“Mulai dari rakyat, pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI, Polri, ormas, dan lain sebagainya. Semua kalangan tersebut harus bersinergi dalam mewujudkan kemajuan bangsa Indonesia,” katanya.

Dalam paparannya, Novita menjelaskan bahwa pada pemerintahan saat ini, Presiden memiliki visi dan misi yang tertuang dalam Asta Cita. Delapan agenda tersebut meliputi memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan HAM; memantapkan sistem pertahanan keamanan dan mendorong kemandirian bangsa; meningkatkan lapangan kerja berkualitas; memperkuat pembangunan SDM; melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi; membangun dari desa; memperkuat reformasi politik, hukum dan birokrasi; serta menjaga harmoni dengan lingkungan dan meningkatkan toleransi antarumat beragama.

Menurut Novita, implementasi Asta Cita tidak dapat dilepaskan dari peran strategis 4 Pilar Kebangsaan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dalam mewujudkan dan mengimplementasikan Asta Cita, 4 Pilar Kebangsaan menjadi fondasi utama yang menanamkan nilai-nilai konsensus dasar untuk mencapai masyarakat adil, makmur, dan berdaulat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Pancasila sebagai ideologi bangsa memperkokoh demokrasi dan persatuan, sekaligus menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya. Sementara UUD 1945 menjadi acuan hukum dalam pembangunan ekonomi kreatif dan penegakan keadilan sosial melalui pemberantasan korupsi dan pembangunan desa.

Lebih lanjut, Novita menekankan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) guna memperkuat kedaulatan melalui swasembada pangan, energi, dan air. Selain itu, semangat Bhinneka Tunggal Ika menjadi perekat atas keberagaman kekayaan alam dan budaya Indonesia demi terciptanya pembangunan yang inklusif dan merata.

Dalam kesempatan tersebut, Novita juga memaparkan peran krusial setiap unsur negara dalam mewujudkan Asta Cita.

“Pemerintah pusat dan pemerintah daerah bertanggung jawab atas reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memberantas korupsi dan narkoba untuk memastikan tata kelola yang bersih dan bebas dari korupsi,” ujarnya.

Ia juga menekankan peran masyarakat sebagai sumber daya manusia unggul melalui penguatan pendidikan, kesehatan, ilmu pengetahuan, teknologi, serta pemberdayaan perempuan dan pemuda.

“Wilayah atau teritori menjadi basis pembangunan dari desa, hilirisasi industri, serta swasembada pangan, energi, dan air untuk pemerataan ekonomi. Sementara hubungan internasional mendukung kerja sama ekonomi global dan ketahanan nasional,” tambahnya.

Selain itu, Novita menegaskan, terwujudnya Asta Cita sebagai program Presiden RI bertujuan menciptakan Indonesia yang makmur, adil, dan mandiri dengan memaksimalkan potensi seluruh unsur negara, tanpa meninggalkan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: