Sahroni Ungkap Pegawai KPK Gadungan Paksa Minta Uang Rp300 Juta hingga Kirim Voice Chat
BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menjadi korban pemerasan Rp300 juta oleh seorang pegawai KPK gadungan.
Sahroni mengungkapkan pelaku tidak memeras dengan ancaman perkara tertentu, tetapi terus memaksanya mengirimkan uang mengatasnamakan utusan pimpinan KPK.
"Jadi, saya lurusin nih di siang hari ini, tidak ada perkara. Kalau dibilang maksa iya, tapi pemerasan enggak ada, apalagi ngancem, enggak ada itu. Tapi kalau dibilang dia maksa, bener maksa. Karena telepon terus," ujarnya di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Sahroni mengatakan pelaku terus memaksanya sampai mengirimkan pesan suara. Pelaku bersikeras meminta politikus NasDem itu segera mengirimkan uang.
"Sampailah ada voice note, 'Bu, bener nih buat pimpinan?' 'Bener Pak, nih saya mau kasih nih uangnya langsung setelah diterima.' Gitulah ceritanya," katanya.
Karena itu, Sahroni membantah dirinya terlibat kasus tertentu di KPK sehingga mengirimkan uang kepada pelaku.
"Nah, itu ceritanya, jadi enggak ada ya, pengancaman enggak ada, ngomongin perkara pun enggak ada, tapi kalau dia minta maksa itu bener," tegasnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






